Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Monev Call Center 112 Diskominfo Sumenep

Foto. Kegiatan Monev Call Center 112 Diskominfo Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat kualitas layanan Call Center 112 sebagai layanan pengaduan kedaruratan masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk mematangkan Sistem Operasional Prosedur (SOP) layanan tersebut dengan melibatkan Puskesmas sebagai salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (1/6/2026) itu menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap laporan kedaruratan yang masuk dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efisien.

Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, mengatakan bahwa keberadaan Puskesmas memiliki peran yang sangat penting dalam sistem layanan kedaruratan yang terintegrasi melalui Call Center 112.

Baca Juga :  Lia Istifhama Apresiasi Sidak Khofifah, Harga Sembako Ramadan dan Imlek Dijaga Stabil

Menurutnya, berbagai laporan masyarakat yang masuk melalui layanan tersebut sering kali membutuhkan keterlibatan tenaga kesehatan sebagai bagian dari respons awal.

Mulai dari kecelakaan lalu lintas, kebutuhan ambulans, kondisi kesehatan mendesak, hingga kejadian kebakaran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Puskesmas merupakan salah satu unsur penting dalam sistem layanan kedaruratan. Karena itu, kami perlu memastikan seluruh mekanisme koordinasi berjalan dengan baik sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat saat membutuhkan bantuan,” ujar Indra Wahyudi.

Ia menjelaskan, keberhasilan layanan Call Center 112 tidak hanya ditentukan oleh operator yang menerima laporan, tetapi juga oleh kesiapan seluruh instansi yang terlibat dalam merespons setiap aduan masyarakat.

Baca Juga :  Inovasi Pupuk Organik Cair, Petani Milenial Sumenep Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

Oleh karena itu, evaluasi dan penyempurnaan SOP secara berkala menjadi langkah penting guna memastikan tidak terjadi hambatan komunikasi maupun keterlambatan penanganan ketika situasi darurat terjadi.

“Monev ini menjadi bagian dari evaluasi SOP layanan kedaruratan agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat dan efektif,” tegasnya.

Indra menambahkan, Call Center 112 bukanlah layanan yang bekerja secara mandiri. Sistem tersebut merupakan bentuk kolaborasi berbagai organisasi perangkat daerah dan instansi terkait yang saling terhubung dalam satu jaringan pelayanan publik.

Mulai dari layanan kesehatan, pemadam kebakaran, hingga unsur pendukung lainnya harus mampu bergerak secara terpadu dan dalam satu irama ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Diskominfo berharap seluruh pihak yang terlibat semakin memahami tugas, fungsi, serta alur koordinasi dalam penanganan keadaan darurat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Sumenep juga berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan sistem layanan kedaruratan guna meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Di tengah berbagai potensi keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja, keberadaan Call Center 112 menjadi salah satu instrumen penting dalam memberikan perlindungan dan pelayanan cepat kepada warga.

Dengan SOP yang semakin matang dan koordinasi yang terus diperkuat, setiap laporan masyarakat diharapkan tidak hanya diterima, tetapi juga ditindaklanjuti secara cepat demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan
Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Berita Terbaru