BPRS Bhakti Sumekar Siap Kelola Kas Koperasi Desa Merah Putih Sumenep

Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (Ist/nusainsider.com)

Foto. Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (Ist/nusainsider.com)

SUMENEP, nusainsider.com Upaya mendorong kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Sumenep mendapat dukungan baru.

Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar memastikan kesiapannya mengelola kas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program yang digagas Pemkab Sumenep melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag).

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar layanan perbankan biasa.

Dengan jaringan kantor yang tersebar di seluruh kecamatan, baik daratan maupun kepulauan, BPRS menargetkan kemudahan akses sekaligus tata kelola keuangan koperasi desa yang profesional dan sesuai prinsip syariah.

“Pemerintah kabupaten telah mendorong BUMD perbankan untuk terlibat dalam pengelolaan kas KDMP. Kami mendukung penuh dan siap memberikan layanan yang memudahkan koperasi desa,” ujarnya, Kamis 14 Agustus 2025.

Tidak hanya sebatas layanan penyimpanan dana, BPRS juga akan memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga pelaporan keuangan. Transparansi dan akuntabilitas, kata Fajar, menjadi kunci agar koperasi desa mampu berkembang dan menjadi pilar ekonomi lokal.

“Insyaallah kami siap memberikan asistensi, sehingga pengelolaan keuangannya bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Fajar menambahkan, pentingnya kolaborasi lintas lembaga keuangan juga menjadi perhatian. Sinergi BPRS dengan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dinilai dapat memaksimalkan keberhasilan program pemerintah, khususnya dalam memperkuat fondasi ekonomi desa.

Baca Juga :  Komitmen Dispendukcapil Sumenep Wujudkan Tagline 'Bismillah Melayani' di Wilayah Kepulauan

Sementara itu, Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Moh. Ramli, menyampaikan bahwa pihaknya merekomendasikan BPRS Bhakti Sumekar sebagai pengelola rekening kas KDMP.

Menurutnya, bank milik daerah tersebut memiliki keunggulan berupa jangkauan layanan yang luas hingga tingkat kecamatan serta kedekatan dengan masyarakat desa.

“Untuk rekening kas, kami arahkan ke BPRS Bhakti Sumekar. Jaringannya luas, dekat dengan masyarakat desa, dan secara kelembagaan mereka siap mendukung aktivitas keuangan koperasi,” ungkap Ramli.

Dengan menggandeng BPRS sebagai mitra utama pengelolaan kas, Pemkab Sumenep berharap KDMP dapat bergerak lebih cepat, transparan, dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi desa yang inklusif serta berkelanjutan.

Baca Juga :  DPRD dan APH Sumenep Bersatu! Tambang Ilegal di Batuputih Akan Ditindak

Bagi Sumenep yang memiliki 334 desa di daratan dan kepulauan, penguatan koperasi desa diharapkan tidak hanya berhenti pada layanan simpan pinjam.

Namun juga dapat mendorong pengolahan hasil pertanian, pemasaran produk lokal, hingga penciptaan nilai tambah bagi masyarakat.

“Sumenep punya potensi besar menjadi kekuatan baru perekonomian di ujung timur Pulau Madura,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional
Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:47 WIB

Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Berita Terbaru