SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengunjungi stand Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep pada Senin (1/9/2025) malam, tepat pukul 20.29 WIB.
Kunjungan tersebut dilakukan di arena Pameran Pembangunan yang menjadi rangkaian acara Madura Culture Festival 2025, berlangsung sejak 27 Agustus hingga 3 September 2025 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Dispendukcapil Sumenep memaparkan berbagai layanan administrasi kependudukan yang diberikan secara langsung kepada masyarakat pengunjung pameran.
Layanan tersebut meliputi perekaman dan penerbitan KTP Elektronik (KTP-El), Kartu Identitas Anak (KIA), penerbitan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, hingga penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Dispendukcapil Sumenep, Achmad Syahwan Effendi, mengatakan bahwa partisipasi instansinya dalam Madura Culture Festival bukan hanya sebagai ajang sosialisasi, tetapi juga wujud komitmen dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memberikan kemudahan dan kecepatan layanan administrasi kependudukan langsung di tengah masyarakat. Momentum festival ini menjadi ruang interaksi sekaligus edukasi pentingnya dokumen kependudukan, termasuk penerapan Identitas Kependudukan Digital,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi memberikan apresiasi terhadap langkah Dispendukcapil yang menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat dalam suasana festival budaya.
“Saya sangat mengapresiasi layanan yang dihadirkan Dispendukcapil. Masyarakat bisa mengurus dokumen penting dengan mudah tanpa harus menunggu di kantor. Ini menunjukkan pemerintah hadir memberikan pelayanan yang semakin dekat dan cepat,” kata Bupati.
Dengan adanya layanan Program kang Mas setia tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan semakin meningkat, sekaligus mendukung transformasi digital administrasi kependudukan di Kabupaten Sumenep.
Ditambahkan, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo juga menyerahkan secara simbolis KTP Elektronik kepada Shelma Putri Khalida, siswi SMA Negeri 1 Sumenep yang tepat berusia 17 tahun pada momentum bersejarah ini.
“Semoga KTP ini menjadi simbol awal tanggung jawab sebagai warga negara dan inspirasi bagi generasi muda Sumenep untuk selalu berprestasi dan berbakti kepada bangsa,” ujar Bupati.
Shelma bukan remaja biasa. Siswi Kelas XI F7 Program Tahfidz tersebut baru saja mencatat sejarah pribadi dan daerah, setelah dipercaya menjadi anggota Pasukan 8 Paskibraka Kabupaten Sumenep 2025, bahkan memegang amanah besar sebagai pembawa baki dalam prosesi penurunan bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/08/2025) lalu.
![]()
Penulis : Wafa

















