SUMENEP, nusainsider.com — Suasana haru menyelimuti Stadion GOR A. Yani Pangligur ketika ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (1/12/2025).
Banyak honorer yang tak kuasa menahan air mata, sembari menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, atas kepastian status yang telah lama mereka nantikan.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu bukan hanya perubahan administratif, tetapi amanah besar yang menuntut etos kerja tinggi.
“Status baru ini menuntut integritas, disiplin, dan loyalitas. Jangan bekerja sekadar memenuhi absensi, tetapi buktikan dengan kinerja nyata untuk masyarakat,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya peran PPPK paruh waktu dalam memperkuat pelayanan publik di seluruh perangkat daerah. Karena itu, Bupati meminta para pegawai yang baru menerima SK untuk terus mengembangkan kompetensi dan tidak cepat berpuas diri.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Frimanto, menjelaskan bahwa penetapan PPPK paruh waktu merupakan implementasi dari kebijakan nasional penataan tenaga non-ASN.
Ia memastikan seluruh proses pendataan hingga verifikasi dilakukan menyeluruh dan sesuai kebutuhan organisasi.
“Evaluasi kinerja akan dilakukan secara rutin. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci kelanjutan masa kerja PPPK. Jangan sampai melanggar, karena itu merugikan diri sendiri,” tegasnya.
Pada tahun ini, sebanyak 5.224 orang resmi menerima SK PPPK paruh waktu. Mereka terdiri atas 1.086 tenaga guru, 3.076 tenaga teknis, dan 1.062 tenaga kesehatan.
Dari jumlah tersebut, 4.929 hadir langsung di lokasi, sementara 295 mengikuti secara daring, terutama dari wilayah kepulauan agar pelayanan publik tetap berjalan.
Gaji PPPK paruh waktu dijadwalkan mulai dibayarkan pada 1 Januari 2026 melalui APBD Kabupaten Sumenep tahun anggaran 2026.
Momentum ini menjadi babak baru bagi ribuan tenaga honorer yang akhirnya mendapatkan kepastian status setelah bertahun-tahun mengabdi. Suasana haru yang mengalir menggambarkan besarnya harapan sekaligus tekad untuk bekerja lebih profesional demi masyarakat Sumenep
![]()
Penulis : Wafa

















