Bupati Sumenep Serahkan SK, Air Mata Bahagia Ribuan PPPK Pecah

Senin, 1 Desember 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Salah satu PPPK Paruh Waktu saat menerima SK dari Bupati Sumenep dengan penuh Haru.

Foto. Salah satu PPPK Paruh Waktu saat menerima SK dari Bupati Sumenep dengan penuh Haru.

SUMENEP, nusainsider.com Suasana haru menyelimuti Stadion GOR A. Yani Pangligur ketika ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (1/12/2025).

Banyak honorer yang tak kuasa menahan air mata, sembari menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, atas kepastian status yang telah lama mereka nantikan.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu bukan hanya perubahan administratif, tetapi amanah besar yang menuntut etos kerja tinggi.

“Status baru ini menuntut integritas, disiplin, dan loyalitas. Jangan bekerja sekadar memenuhi absensi, tetapi buktikan dengan kinerja nyata untuk masyarakat,” pesannya.

Ia menekankan pentingnya peran PPPK paruh waktu dalam memperkuat pelayanan publik di seluruh perangkat daerah. Karena itu, Bupati meminta para pegawai yang baru menerima SK untuk terus mengembangkan kompetensi dan tidak cepat berpuas diri.

Baca Juga :  Dua Pulau di Sumenep Segera Miliki PLTS, Bupati Fauzi Teken Dokumen Hibah

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Frimanto, menjelaskan bahwa penetapan PPPK paruh waktu merupakan implementasi dari kebijakan nasional penataan tenaga non-ASN.

Ia memastikan seluruh proses pendataan hingga verifikasi dilakukan menyeluruh dan sesuai kebutuhan organisasi.

“Evaluasi kinerja akan dilakukan secara rutin. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci kelanjutan masa kerja PPPK. Jangan sampai melanggar, karena itu merugikan diri sendiri,” tegasnya.

Pada tahun ini, sebanyak 5.224 orang resmi menerima SK PPPK paruh waktu. Mereka terdiri atas 1.086 tenaga guru, 3.076 tenaga teknis, dan 1.062 tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Isu Kuasa Hukum PR Sumenep Terjawab, Ini Penjelasan H. Sofwan Wahyudi

Dari jumlah tersebut, 4.929 hadir langsung di lokasi, sementara 295 mengikuti secara daring, terutama dari wilayah kepulauan agar pelayanan publik tetap berjalan.

Gaji PPPK paruh waktu dijadwalkan mulai dibayarkan pada 1 Januari 2026 melalui APBD Kabupaten Sumenep tahun anggaran 2026.

Momentum ini menjadi babak baru bagi ribuan tenaga honorer yang akhirnya mendapatkan kepastian status setelah bertahun-tahun mengabdi. Suasana haru yang mengalir menggambarkan besarnya harapan sekaligus tekad untuk bekerja lebih profesional demi masyarakat Sumenep

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi
Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta
Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi
Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Berita Terbaru