Cuaca Buruk dan Bahan Pokok Langka di Kepulauan, FPR Sumenep Minta Perhatian Pemkab

Sabtu, 16 Maret 2024 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Nur Kauma, Ketua Umum Forum Pemuda Raas (FPR) Sumenep

Foto. Nur Kauma, Ketua Umum Forum Pemuda Raas (FPR) Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Cuaca buruk dan ekstrim yang melanda perairan di wilayah kepulauan akhir-akhir ini berdampak pada langka dan mahalnya bahan pokok.

Menurut informasi dari beberapa masyarakat kepulauan, harga beras, telur, minyak dan barang pokok lainnya naik sekitar 30% lebih. Itupun stoknya mulai langka karena tidak ada jadwal kapal yang berangkat, “Kata Nor Kauma, Ketua Forum Pemuda Raas (FPR) kepada media nusainsider.com melalui keterangan rilisnya, Sabtu, 16/3/2024.

Kondisi dikepulauan hari ini sangat memprihatinkan.

“Di pulau Raas khususnya, barang baku sudah mulai mahal dan langka akibat cuaca buruk” terangnya.

Baca Juga :  Jadi Pembicara di Kampus UNIJA, Fauzi As Harapkan Kampus di Sumenep Tidak Hanya Jadi Etalase Pendidikan

Pihaknya berharap, pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk meringankan beban masyarakat kepulauan terutama dalam menghadapi badai dan cuaca buruk yang terjadi belakangan ini.

“Apalagi sekarang bulan ramadhan, kita berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberi bantuan. Misalnya dengan cara memberangkatkan kapal khusus yang bisa memuat bahan baku ke kepulauan” tegas Nor Kauma Pemuda asal Pulau Raas.

Sementara, itu pihak pewarta belum bisa konfirmasi lebihlanjut perihal masalah yang dihadapi masyarakat raas hingga berita ini dinaikkan. (*)

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB