Cuaca Ekstrem Hantam Payudan Dundang, Kerugian Capai Rp20 Juta

Senin, 22 Desember 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Polres Sumenep saat membantu korban Cuaca Ekstrem di desa Payudan

Foto. Polres Sumenep saat membantu korban Cuaca Ekstrem di desa Payudan

SUMENEP, nusainsider.com Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah atap rumah warga serta satu pondok pesantren.

Kapolsek Guluk-Guluk, AKP Akhmad Gandhi, S.H., menjelaskan bahwa angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan merusak atap rumah, dapur, hingga kamar mandi milik warga di Dusun Masaran. Selain itu, Pondok Pesantren Babus Salam turut terdampak dengan kerusakan pada bagian atap bangunan.

“Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang,” ujar AKP Akhmad Gandhi.

Adapun rumah warga yang mengalami kerusakan di antaranya milik Dian P. Arsam, Idi, Jubri, Habibah, dan Sanima. Seluruhnya merupakan warga Dusun Masaran, Desa Payudan Dundang. Total kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.

Baca Juga :  Reformasi atau Represi? Oknum Polisi Sumenep Diduga Intimidasi Jurnalis

Pasca kejadian, personel Polsek Guluk-Guluk bersama Koramil Guluk-Guluk dan aparat desa setempat bergerak cepat melakukan penanganan. Mereka membantu warga membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan umum serta membenahi sisa-sisa bangunan yang rusak.

“Penanganan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat. Situasi saat ini aman dan kondusif,” tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kejadian serupa.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru