Dari Ancaman Marino hingga Bintang Arista, 48 Sapi Kerap Adu Cepat di Kerapan Sapi 2025

Minggu, 14 September 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Salahsatu peserta di Lapangan Adu Kecepatan karapan sapi 2025 Sumenep

Foto. Salahsatu peserta di Lapangan Adu Kecepatan karapan sapi 2025 Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Lomba budaya khas Madura, Kerapan Sapi Tingkat Kabupaten Sumenep 2025, resmi digelar di Lapangan Giling, Minggu (14/9/2025).

Sebanyak 48 pasang sapi kerap pilihan dari berbagai kecamatan tampil memeriahkan ajang tahunan penuh gengsi ini.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan, menegaskan kerapan sapi bukan sekadar tontonan rakyat, melainkan warisan budaya yang telah mengakar kuat di Madura.

“Kerapan sapi adalah identitas kita. Dengan event ini, kita jaga tradisi sekaligus menarik wisatawan,” ujar Iksan saat membuka acara.

Lebih lanjut, Iksan menjelaskan bahwa selain menjaga warisan leluhur, kerapan sapi juga memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal. Ratusan pedagang kecil hingga pelaku UMKM ikut merasakan keuntungan dari ribuan penonton yang hadir.

“Event budaya seperti ini selalu membawa perputaran ekonomi. Mulai pedagang makanan, pernak-pernik khas Madura, hingga jasa parkir semuanya ikut terdampak positif,” jelasnya.

Ajang bergengsi ini juga menjadi wadah silaturahmi masyarakat lintas kecamatan. Selain itu, banyak perantau Madura turut pulang kampung demi menyaksikan secara langsung atmosfer karapan sapi yang melegenda.

Baca Juga :  RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Bangun Sistem Pelayanan Akuntabel Lewat Kolaborasi Hukum

Adapun peserta lomba tahun ini terbagi ke dalam tiga pool dengan nama-nama unik dan penuh karakter, mencerminkan semangat persaingan khas Madura.

Pool A diisi oleh: Ancaman Marino, Gajah Mada, Meteorku, Lombok Balap, Kereta Malam, Angin Timur, Bongkar 86, Prabu Siliwangi, DRT Speed, Super Leader, Jagal Reborn, Potre Koneng, Topeng Hitam, Bola Api Neraka, Bintang Komala, dan Joker.

Pool B menghadirkan: Kalajengking, Kembang Api Jek, Komando, Milka, Mega Remmeng, Turis Bali, Kapten Zeus, Potre Koneng, Pelor Pamungkas, Briduh Jr., Bola Maut, Takbir Sakti, Pok Kopok, Jokotole, Ngampong Lebet, dan Kotap Nampeleng.

Sementara itu, Pool C berisi: Takbir Sakti, Bar Bar Oke, Anak Sultan, Bunto’ Apoy, Lap Alap, Joker, Selebritis, Laba-Laba, Anak Ajaib, Pokemon, Jungjung Derajat, Kembang Api, Rudal Angkasa, Joko Melleng, Prabu Siliwangi, dan Berekay Briduh.

Deretan nama peserta yang penuh kreativitas tersebut bukan hanya sekadar identitas, melainkan juga simbol kebanggaan pemilik terhadap ketangguhan sapi mereka.

Baca Juga :  Pengawasan Pilkada Sumenep 2024 Dipertanyakan, Begini Penjelasan Lengkap Bawaslu

Suasana di Lapangan Giling sejak pagi sudah dipadati masyarakat yang datang dari berbagai penjuru. Teriakan semangat, tabuhan musik tradisional, serta kibaran bendera warna-warni menambah atmosfer meriah khas karapan sapi.

Bagi masyarakat Madura, kemenangan dalam karapan sapi bukan hanya soal gengsi, tetapi juga kehormatan keluarga. Tak jarang, pemilik sapi rela merogoh biaya besar untuk perawatan hingga pelatihan khusus demi memastikan hewan kebanggaannya tampil prima.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, kerapan sapi 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga ikon wisata unggulan Sumenep yang mampu menarik minat wisatawan domestik hingga mancanegara.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN
Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan
Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan
Konser Radhiesta Music Kembali Digelar di Sumenep, Penonton Soroti Harga Tiket dan Larangan Membawa Rokok
Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung
DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 07:50 WIB

Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:34 WIB

Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:37 WIB

DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:14 WIB

Pintu Masuk Utara Ditutup Tanpa Pemberitahuan, Warga Soroti Manajemen Konser Radhiesta Malam Ini

Berita Terbaru