“Datang untuk Mengabdi, Pulang Membawa Arti”, KPM STIT Aqidah Usymuni Gelar Jalan Sehat

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Jalan-jalan Sehat KPM STIT Aqidah Usymuni di Desa Campor kecamatan Ambunten Sumenep

Foto. Jalan-jalan Sehat KPM STIT Aqidah Usymuni di Desa Campor kecamatan Ambunten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Suasana Minggu pagi di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, terasa lebih semarak. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STIT Aqidah Usymuni bersama pemerintah desa dan masyarakat menggelar jalan sehat, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman Kantor Desa Campor Barat. Lokasi itu menjadi titik kumpul sekaligus tempat pelepasan dan garis akhir peserta.

Dengan suasana pagi yang sejuk, peserta menyusuri sejumlah ruas jalan utama desa. Kegiatan tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga ruang untuk mempererat interaksi dan silaturahmi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga.

Kepala Desa Campor Barat, Imam Samsul Arifin, menyambut positif kegiatan yang digagas mahasiswa KPM tersebut. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti jalan sehat dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberikan dampak baik bagi lingkungan kita. Selain menggalakkan pola hidup sehat melalui olahraga ringan, jalan sehat ini menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, dan seluruh warga Campor Barat,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan mahasiswa KPM di Desa Campor Barat dapat terus memberikan kontribusi positif serta membangun kedekatan dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian.

Baca Juga :  107 Mahasiswa di Kantor Dinsos P3A Sumenep Terima Bansos Beasiswa PAK

Ketua KPM Posko 1 STIT Aqidah Usymuni, Zainatus Solehah, mengatakan jalan sehat tersebut sengaja dikemas sebagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak seharusnya hanya berorientasi pada penyelesaian program kerja. Lebih dari itu, mahasiswa perlu membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta menciptakan hubungan kekeluargaan dengan warga.

“Kami menginginkan kehadiran mahasiswa di Desa Campor Barat tidak sekadar berfokus pada penyelesaian program kerja formal semata. Lebih dari itu, kami ingin membaur, mendengarkan aspirasi, dan membangun hubungan baik yang harmonis dengan warga melalui kegiatan sederhana yang menyenangkan seperti jalan sehat ini,” ungkap Zainatus.

Ia menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan motto KPM yang diusung, yakni “Datang untuk Mengabdi, Pulang Membawa Arti.”

Baca Juga :  DPMPTSP Sumenep Terapkan Sistem Baru NIB, Semua Ditentukan KBLI dan Tingkat Risiko

Antusiasme juga terlihat dari masyarakat Desa Campor Barat. Warga dari berbagai kelompok usia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menciptakan suasana pagi yang ramai, akrab, dan penuh keceriaan.

Tokoh masyarakat Desa Campor Barat, Ustadz Zaini Indar, mengapresiasi kegiatan yang dinilainya mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana santai dan menyenangkan.

“Acara pagi ini sangat berkesan dan menghibur kami para warga. Suasana desa menjadi lebih hidup dan riang. Sangat jarang ada momen kumpul bersama yang merangkul semua usia, mulai dari anak-anak hingga lansia,” tuturnya.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun antara mahasiswa KPM dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan jalan sehat. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi yang baik perlu terus dijaga hingga mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya.

Baca Juga :  Ajarkan Nilai Religius Terhadap Kaum Perempuan, KKN STKIP PGRI Sumenep Gelar Seminar dan Pelatihan Dengan Cara Ini

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian doorprize bagi peserta. Kehadiran hadiah tersebut semakin menambah kemeriahan sekaligus menjadi penutup kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Kegiatan sederhana yang melibatkan dan mendekatkan diri dengan warga juga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan serta memperkuat hubungan sosial di tingkat desa.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya
Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani
Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda
Kreativitas Perempuan Sumenep Menggeliat di MCF #4, UMKM Didorong Naik Kelas
Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4
Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Pesan Tegas Hasyim Djoyohadikusumo untuk SMSI: Jangan Jadi Pers yang Menyesatkan

Berita Terbaru