SUMENEP, nusainsider.com — Suasana Minggu pagi di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, terasa lebih semarak. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STIT Aqidah Usymuni bersama pemerintah desa dan masyarakat menggelar jalan sehat, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman Kantor Desa Campor Barat. Lokasi itu menjadi titik kumpul sekaligus tempat pelepasan dan garis akhir peserta.
Dengan suasana pagi yang sejuk, peserta menyusuri sejumlah ruas jalan utama desa. Kegiatan tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga ruang untuk mempererat interaksi dan silaturahmi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga.
Kepala Desa Campor Barat, Imam Samsul Arifin, menyambut positif kegiatan yang digagas mahasiswa KPM tersebut. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti jalan sehat dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberikan dampak baik bagi lingkungan kita. Selain menggalakkan pola hidup sehat melalui olahraga ringan, jalan sehat ini menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, dan seluruh warga Campor Barat,” tegasnya.
Ia berharap keberadaan mahasiswa KPM di Desa Campor Barat dapat terus memberikan kontribusi positif serta membangun kedekatan dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian.
Ketua KPM Posko 1 STIT Aqidah Usymuni, Zainatus Solehah, mengatakan jalan sehat tersebut sengaja dikemas sebagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak seharusnya hanya berorientasi pada penyelesaian program kerja. Lebih dari itu, mahasiswa perlu membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta menciptakan hubungan kekeluargaan dengan warga.
“Kami menginginkan kehadiran mahasiswa di Desa Campor Barat tidak sekadar berfokus pada penyelesaian program kerja formal semata. Lebih dari itu, kami ingin membaur, mendengarkan aspirasi, dan membangun hubungan baik yang harmonis dengan warga melalui kegiatan sederhana yang menyenangkan seperti jalan sehat ini,” ungkap Zainatus.
Ia menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan motto KPM yang diusung, yakni “Datang untuk Mengabdi, Pulang Membawa Arti.”
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat Desa Campor Barat. Warga dari berbagai kelompok usia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menciptakan suasana pagi yang ramai, akrab, dan penuh keceriaan.
Tokoh masyarakat Desa Campor Barat, Ustadz Zaini Indar, mengapresiasi kegiatan yang dinilainya mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana santai dan menyenangkan.
“Acara pagi ini sangat berkesan dan menghibur kami para warga. Suasana desa menjadi lebih hidup dan riang. Sangat jarang ada momen kumpul bersama yang merangkul semua usia, mulai dari anak-anak hingga lansia,” tuturnya.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun antara mahasiswa KPM dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan jalan sehat. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi yang baik perlu terus dijaga hingga mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian doorprize bagi peserta. Kehadiran hadiah tersebut semakin menambah kemeriahan sekaligus menjadi penutup kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Kegiatan sederhana yang melibatkan dan mendekatkan diri dengan warga juga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan serta memperkuat hubungan sosial di tingkat desa.
![]()
Penulis : Wafa
















