Debat Kedua, Pasangan FAHAM Paparkan Percepatan Sektor Pertanian Berbasis Modern dan Terbarukan di Sumenep

Sabtu, 9 November 2024 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pada debat publik kedua, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2024, Fauzi-Imam (FAHAM), mengungkapkan visi mereka terkait peningkatan sektor pertanian dengan pendekatan modern dan inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan komitmennya dalam mengangkat taraf hidup petani melalui pemanfaatan teknologi dan alat-alat pertanian modern (Alsintan).

Ia menyatakan bahwa selama 3,5 tahun masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah berupaya memodernisasi sektor pertanian.

Salah satu upaya tersebut adalah distribusi alat dan mesin pertanian (Alsintan), seperti hand traktor, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil pertanian.

Baca Juga :  Melalui MPP Hingga Pusling, Achmad Fauzi Wongsojudo Dekatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

“Dengan hand traktor, para petani dapat bekerja lebih cepat dan efisien,” ujar Fauzi.

Dia memaparkan, antara 2021 hingga 2024, bantuan hand traktor mencapai 402 unit, dengan rincian 95 unit pada 2021, 113 unit pada 2022, 122 unit pada 2023, dan 72 unit pada 2024. Selain itu, 209 unit kendaraan roda tiga juga telah disalurkan untuk mendukung mobilitas petani.

Fauzi menambahkan, selain alat pertanian, Pemkab juga mendistribusikan pupuk bersubsidi melalui kelompok tani.

Sejak 2022 hingga 2024, sebanyak 614.300 kilogram pupuk telah disalurkan, dengan rincian 73.800 kilogram pada 2022, 281.000 kilogram pada 2023, dan 259.000 kilogram pada 2024.

Fauzi juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan kelompok tani (Poktan), yang menurutnya merupakan ujung tombak dalam keberhasilan program-program pertanian.

Oleh karena itu, Paslon FAHAM berkomitmen memperkuat Poktan melalui pemberian peralatan dan pelatihan yang tepat.

Baca Juga :  Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Lemdiklat Polri dan Perpustakaan Nasional dalam pengembangan eLibrary

Selain itu, Fauzi mengungkapkan bahwa mereka juga berupaya mempromosikan penggunaan energi Terbarukan, dengan menyediakan pompa air berbasis panel surya.

Ini juga bertujuan untuk membantu petani menghemat biaya operasional dan meningkatkan efisiensi, terutama di musim kemarau ketika air menjadi terbatas.

“Bantuan pompa air berbasis solar sel ini dapat mengurangi ketergantungan pada listrik, sehingga lebih efisien,” lanjut Fauzi.

Paslon FAHAM juga menekankan pentingnya pemanfaatan limbah pertanian. Fauzi menyebutkan bahwa salah satu program yang sudah dilaksanakan adalah pengolahan kotoran sapi menjadi biogas yang Limbahnya bisa digunakan sebagai pupuk organik.

Artinya apa, Memanfaatkan kotoran sapi untuk dijadikan biogas dan menjadi pupuk organik, Itu penting untuk kita ketahui Bersama.

Program ini juga akan didukung dengan pendampingan penyuluh pertanian agar petani bisa mengimplementasikannya dengan baik.

“Penerapan teknologi ini, didampingi oleh penyuluh, akan membantu petani meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian,” pungkasnya.

Dengan berbagai program tersebut, pasangan FAHAM berkomitmen untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian di Sumenep dan meningkatkan kesejahteraan para petani.

Diketahui, Debat kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2024, berlangsung di Aula Pesantren Uniba Madura.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru