DPRD dan APH Sumenep Bersatu! Tambang Ilegal di Batuputih Akan Ditindak

Jumat, 14 Maret 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Komisi III DPRD Sumenep, M Muhri, S.TH.i

Foto. Komisi III DPRD Sumenep, M Muhri, S.TH.i

SUMENEP, nusainsider.com — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menegaskan akan menggelar rapat dengan Aparat Penegak Hukum (APH) guna membahas penutupan tambang galian C ilegal yang marak terjadi di berbagai lokasi di Sumenep.

Ketegasan tersebut disampaikan oleh anggota Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, saat dikonfirmasi terkait keberadaan tambang galian C di Kecamatan Batuputih pada Jumat, 14 Maret 2025.

Ia menegaskan bahwa semua tambang ilegal yang tidak mengantongi izin akan ditutup.

“Iya, semua tambang galian C ilegal yang tidak berizin akan ditutup,” ujar M. Muhri dengan tegas.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai banyaknya tambang galian C yang beroperasi di Kecamatan Batuputih, M. Muhri mengaku belum mengetahui secara pasti jumlahnya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Lakukan Pemanggilan Dugaan Pungli Puskesmas Pamolokan, Aktivis ALARM: Langkah Awal yang Tepat

Namun, ia menegaskan bahwa siapa pun pemilik tambang tersebut, jika tidak memiliki izin resmi, maka harus ditutup.

“Kami tidak tahu secara pasti jumlahnya, tetapi siapapun yang tidak memiliki izin tetap harus ditutup,” Tambahnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan keseriusan DPRD dalam menindak tambang ilegal tanpa pandang bulu.

Terkait waktu pelaksanaan rapat dengan APH serta stakeholder terkait, M. Muhri mengatakan bahwa pihaknya akan menginformasikan kepada pewarta jika jadwal rapat sudah ditentukan.

“Untuk saat ini masih belum ada jadwal, nanti saya kabari lagi,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembahasan masih dalam tahap awal sebelum dilakukan tindakan konkret.

Maraknya tambang galian C ilegal di Kabupaten Sumenep menjadi perhatian serius karena dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Aktivis Gempar Sebut Dana Desa di Kabupaten Sumenep Fantastis Bahkan Dinilai Mistis

Aktivitas tambang ilegal dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, pencemaran air, serta berpotensi menimbulkan bencana alam seperti longsor dan banjir.

Selain itu, keberadaan tambang tanpa izin juga merugikan pemerintah daerah karena tidak adanya kontribusi pajak yang seharusnya masuk ke kas daerah.

Hal ini semakin memperkuat alasan untuk segera menindak tambang ilegal yang masih beroperasi.

Baca Juga :  Besok! Pasangan Kiai Fikri dan Kiai Unais Siap Daftar Juga ke KPU

Masyarakat berharap agar DPRD dan APH segera mengambil langkah konkret dalam menertibkan tambang galian C ilegal di Sumenep. Kejelasan regulasi dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci dalam menyelesaikan permasalahan ini.

Dengan adanya rencana rapat antara DPRD, APH, dan stakeholder terkait, diharapkan akan ada solusi konkret dan langkah nyata dalam menutup tambang ilegal yang masih beroperasi di berbagai lokasi di Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru