Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan, Komitmen KEI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui PPM

Jumat, 11 Oktober 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Kader Posyandu Desa Pagerungan Besar usai mengikuti Pelatihan.

Foto Bersama Kader Posyandu Desa Pagerungan Besar usai mengikuti Pelatihan.

SUMENEP, nusainsider.com  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI) terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dan Puskesmas Pagerungan Besar dalam program Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak melalui Pelatihan Kader Posyandu di Pagerungan Besar Kecamatan Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen KEI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) serta sebagai perusahaan hulu migas yang beroperasi di Desa Pagerungan Besar.

“KEI memberi perhatian pada pengembangan masyarakat lokal di Kepulauan. Kami menyadari bahwa masyarakat lokal yang berdaya adalah mitra strategis bagi industri hulu migas di Indonesia,” kata Manager PGA, Kampoi Naibaho kepada media Nusainsider.com

Fokus utama dari kegiatan ini adalah pelatihan Kader Posyandu yang bertujuan untuk penanganan balita stunting dan pembuatan makanan tambahan yang kaya nutrisi bagi balita yang mengalami stunting serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, balita, dan lansia di Posyandu yang merupakan ujung tombak kesehatan di daerah terpencil seperti Pagerungan Besar.

Baca Juga :  Cooling System Jelang Pilkada 2024, Kapolres Sumenep Ajak Awak Media Jaga Kondusifitas

Merupakan suatu kebahagiaan KEI bisa berpartisipasi dalam acara ini, sehingga menjadi pendorong untuk memperkuat komitmen dan tindakan kolektif dalam memajukan dan melindungi masyarakat Kepulauan Pagerungan Besar di semua aspek, termasuk kesehatan.

“Kami percaya bahwa Pelatihan Kader Posyandu untuk peningkatan kesehatan bagi ibu hamil, balita dan lansia ini merupakan modal utama untuk menjamin generasi masa depan yang lebih sehat,” ujar Kampoi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pagerungan Besar menjelaskan bahwa salah satu fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya adalah dukungan terhadap kesehatan,terutama kesehatan ibu dan balita.

“Balita-balita yang sehat dapat tumbuh menjadi anak-anak cerdas yang kelak membawa masa depan Desa Pagerungan Besar Kepulauan Sapeken menjadi semakin baik lagi,” jelasnya dr. Nurhasanah dalam sambutannya pada Pelatihan Peningkatan Pelayanan Kesehatan.

Melalui Pelatihan Peningkatan Pelayanan Kesehatan yang digelar SKK Migas bersama KKKS Kangean Energy Indonesia Ltd. tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatan, dan solusi mencegah penyakit pada ibu dan anak.

Baca Juga :  Berhasil Berikan Ruang Kepada Pelaku Media, Achmad Fauzi Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Kebebasan Pers

“Kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat di Desa Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken khususnya dapat merasakan manfaat dalam meningkatkan derajat kesehatannya,” imbuh dr. Nurhasanah.

Lebih lanjut, salah satu kader Posyandu Pagerungan Besar mengapresiasi kegiatan pelatihan kader tersebut sebagai komitmen berkelanjutan untuk kesehatan masyarakat.

“Melalui pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Desa Pagerungan Besar,” kata Fitriani usai mengikuti pelatihan Kaderisasi Posyandu.

Kegiatan pelatihan seperti ini menjadi salah satu contoh nyata bahwa melalui kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, layanan kesehatan di wilayah terpencil pun bisa terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya
Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani
Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda
Kreativitas Perempuan Sumenep Menggeliat di MCF #4, UMKM Didorong Naik Kelas
Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4
Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Pesan Tegas Hasyim Djoyohadikusumo untuk SMSI: Jangan Jadi Pers yang Menyesatkan

Berita Terbaru