Eksploitasi di Balik Gaji Tinggi: Dugaan Pelecehan Seksual Warnai Konter HP Ternama

Kamis, 31 Juli 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan pemilik sebuah konter HP ternama di Sumenep, berinisial AH, mulai menjadi sorotan publik.

Kasus ini mencuat setelah seorang mantan pegawai, Dahlia (nama samaran), buka suara mengenai perlakuan tak senonoh yang dialaminya dari sang atasan.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, Dahlia yang baru beberapa hari bekerja di konter milik AH, menerima gaji tinggi disertai fasilitas mewah, termasuk pemberian sebuah iPhone. Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan dari pasangan Dahlia.

Setelah didesak, Dahlia akhirnya mengaku pernah diajak AH ke sebuah hotel untuk melakukan tindakan asusila. “Dia bilang kalau saya nurut, akan dikasih uang dan iPhone,” ujar Dahlia dalam penuturannya, seperti disampaikan ulang oleh sang pasangan kepada warga, Senin (28/7/2025).

Dahlia juga menyebut dirinya bukan satu-satunya korban. Ia menuturkan bahwa pegawai perempuan lain juga pernah mendapat perlakuan serupa, termasuk Bunga, mantan pegawai sebelumnya.

“Bukan cuma saya atau Dahlia. Hampir semua pegawai perempuan pernah diajak ke hotel,” kata Bunga saat ditemui terpisah.

Bunga menduga pemecatannya dari konter tersebut terjadi karena ia menolak ajakan AH.

“Karena saya menolak, saya diganti. Katanya yang baru lebih nurut,” ungkapnya.

Pengakuan dua mantan pegawai ini memicu keprihatinan publik. Sejumlah tokoh masyarakat meminta aparat penegak hukum segera menyelidiki dugaan pelecehan tersebut.

“Kalau benar, ini termasuk kekerasan seksual terselubung. Tidak bisa dibiarkan,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Sementara itu, aktivis perlindungan perempuan, Siti Nurhasanah, menilai dugaan ini sebagai bentuk eksploitasi seksual di ruang kerja. Ia mendorong korban lain untuk berani bersuara dan melaporkan kejadian serupa.

“Lingkungan kerja seharusnya menjadi ruang aman, bukan tempat tekanan atau kekerasan berbasis gender,” ujar Siti.

Hingga berita ini diturunkan, LensaMadura masih berupaya menghubungi AH untuk meminta konfirmasi terkait tuduhan yang dilayangkan terhadapnya. Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi 109 Miliar Program BSPS Menguat, Irjen PKP Bawa Bukti ke Kejari Sumenep

Seorang pegawai lain berinisial M, yang disebut-sebut juga berpotensi menjadi korban, juga belum bersedia memberikan pernyataan.

Pihak berwenang diharapkan segera menyelidiki kasus ini secara serius demi mencegah praktik serupa terjadi kembali di lingkungan kerja lainnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB