Era Baru Menabung! Aplikasi BBS Sekolah Resmi Diluncurkan BPRS di Sumenep

Rabu, 23 April 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Peluncuran Aplikasi BBS Sekolah Bank BPRS Bhakti Sumekar Oleh Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Direktur Bank BPRS Hairul Fajar, Rabu 23 April 2025.

Foto. Peluncuran Aplikasi BBS Sekolah Bank BPRS Bhakti Sumekar Oleh Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Direktur Bank BPRS Hairul Fajar, Rabu 23 April 2025.

SUMENEP, nusainsider.com Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar resmi meluncurkan aplikasi “BBS Sekolah”, sebuah layanan tabungan digital yang ditujukan untuk kalangan pelajar di Kabupaten Sumenep, Rabu (23/4/2025).

Peluncuran aplikasi ini digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep dan dihadiri ratusan undangan dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, tenaga pendidik, tokoh perbankan syariah, pejabat daerah, hingga perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Acara tersebut ditandai dengan peluncuran resmi oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan sejak dini.

Baca Juga :  Memalukan! 14 Tahun Jalan Gapura-Batangbatang Dibiarkan Rusak, GPS Desa Gelar Aksi Penggalangan Dana

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menyampaikan bahwa aplikasi BBS Sekolah merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan budaya menabung di kalangan pelajar serta mencegah persoalan pengelolaan tabungan di sekolah.

“Aplikasi ini hadir untuk mencegah terulangnya persoalan tabungan siswa yang sempat terjadi beberapa waktu lalu,” ungkap Bupati Fauzi di sela-sela sambutannya.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, mendukung penuh program ini sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa, khususnya dalam hal kecerdasan finansial yang sangat penting di masa depan.

“Kami ingin generasi muda Sumenep menjadi pribadi yang melek finansial dan mampu mengelola keuangannya sejak dini,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan lembaga keuangan syariah agar literasi keuangan tidak hanya menjadi program formalitas, tetapi benar-benar berdampak bagi pelajar.

“Sekolah harus aktif menyukseskan program ini, agar siswa tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga bijak secara finansial,” ujar Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menjelaskan bahwa aplikasi BBS Sekolah dirancang untuk mempermudah kerja sama antara pihak sekolah dan bank dalam mengelola tabungan pelajar.

“Aplikasi ini menyasar siswa SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA, dan mendukung program KEJAR dari OJK dalam bentuk Simpanan Pelajar (Simpel),” jelas Hairil Fajar.

Ia menambahkan, melalui aplikasi ini, para orang tua juga dapat memantau perkembangan tabungan anak mereka secara digital, sehingga lebih transparan dan akuntabel.

“Kami berharap aplikasi ini menjadi pelopor pendidikan karakter dan literasi keuangan berbasis syariah yang relevan dengan era digital,” pungkasnya.

Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama antara BPRS Bhakti Sumekar dan seluruh sekolah di Kabupaten Sumenep untuk memperkuat pendidikan finansial sejak dini bagi para pelajar.

Loading

Penulis : Mif

Editor : Wafa

Berita Terkait

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan
Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi
Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep
Mosi Tak Percaya Mengemuka, Banggar DPRD Tunda Pembahasan KUA-PPAS APBD 2027
Emil Dardak–Lia Istifhama Dinilai Punya Peluang Besar Bertarung di Pilgub Jawa Timur 2029

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:42 WIB

PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Senin, 20 Juli 2026 - 12:39 WIB

Mosi Tak Percaya Mengemuka, Banggar DPRD Tunda Pembahasan KUA-PPAS APBD 2027

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

Emil Dardak–Lia Istifhama Dinilai Punya Peluang Besar Bertarung di Pilgub Jawa Timur 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep Dibuka, Siapkan Agen Perubahan untuk Kampus dan Masyarakat

Berita Terbaru