Event Layangan Led Akan Berlangsung Kembali di Pantai Lombang, Begini Kata Bupati

Minggu, 14 April 2024 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Event Sumenep 2024 di Pantai Lombang

Foto. Event Sumenep 2024 di Pantai Lombang

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, akan menggelar festival layangan LED di pantai Lombang dalam rangka menyambut lebaran ketupat 2024.

Diketahui, Festival Layangan Led tersebut akan diselenggarakan pada Tanggal 15 April 2024, pukul 19.00 Wib yang akan dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Wongsojudo, Minggu 14/04/2024.

Peserta lomba layangan LED tersebut akan diikuti seluruh OPD, Kecamatan dan masyarakat umum.

Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Pantai Lombang akan menjadi salah satu destinasi wisata untuk penyambutan Diaspora yang sedang mudik, sehingga bisa mengenalkan destinasi wisata sekaligus memberdayakan pelaku UMKM.

“Kegiatan di Pantai Lombang nantinya akan ada berbagai menu makanan dan minuman hingga souvenir. Semua akan merasakan dampak positif kegiatan kalender event 2024 dengan mengusung tema ‘Sumenep Pentahelix’ ini”, pungkasnya saat dikonfirmasi media nusainsider.com

Baca Juga :  Biadab! Oknum Polisi di Polsek Sapeken Diduga Aniaya Seorang Remaja Hingga Memar

Kedatangan para Diaspora saat mudik, tentunya tidak hanya sekedar berkumpul dengan keluarga, namun biasanya pasca lebaran mereka akan berkeliling mengunjungi lokasi wisata yang ada di Sumenep, beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi adalah wisata kesehatan Giliyang, wisata snorkling Gili Labak, wisata Cemara udang Pantai Lombang, Wisata Gunung Pasir Slopeng, wisata Bahari Pantai Sembilan Gili Genting.

“Nantinya Diaspora bisa menceritakan kepada masyarakat luar terkait wisata, budaya dan kuliner khas Sumenep. Karena Diaspora ini juga beragam ada yang pengusaha, ASN, pekerja BUMN dan sebagainya yang merupakan asli Sumenep tapi bekerja di luar daerah,” paparnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disparbudpora) Sumenep, Mohammad Iksan mengatakan, sesuai arahan Bupati Sumenep dalam penyambutan Diaspora ini akan diselenggarakan event berupa Festival Layangan Led.

“Festival ini akan dilaksanakan tepat pada. Malam hari, Tempatnya di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang,” terang Iksan.

Festival Layangan Led dilakukan malam hari karena berbeda dengan layangan biasanya, Nantinya layangan Led ini akan dihiasi lampu dan akan nampak indah jika sudah berada di udara.

Baca Juga :  Menjelang Lebaran Ketupat, Wisata Pantai Lombang Dipadati Pengunjung Luar Madura

Iksan juga menambahkan, demi kesuksesan acara itu pihaknya akan menggandeng Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kecamatan Batang-Batang yang berada di sekitar Pantai Lombang.

“Pemilihan Pantai Lombang sebagai lokasi Festival Layangan Led ini sekaligus untuk memenuhi target perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama lebaran ketupat. Target khusus Pantai Lombang saat momen lebaran senilai Rp 80 juta,” Pungkasnya.

Sementara itu, Pemuda asal Desa Legung Timur mengapresiasi segala bentuk Event yang dilaksanakan di wisata hiburan tertua yang ada di kabupaten Sumenep.

Selain meningkatkan Ekonomi masyarakat setempat juga mengenalkan kembali keindahan yang ada di wisata lombang serta potensi alam wisata tersebut.

Hanya saja, ada yang dilupakan oleh Pemkab sumenep. Padahal ada kreativitas pemuda yang perlu di Apresiasi sebagai faktor pendukung dan menjadi Daya tarik wisata tersebut, “Kata Ali wafa Kepada media nusainsider.com

Kreativitas tersebut sudah ada sejak tahun-tahun Sebelumnya namun sama Sekali tidak pernah diperhatikan dan diapresiasi.

Yakni kemah pemuda yang dihias dengan berbagai model bangunan, baik dengan ciri khas lokal misalnya berbentuk Kraton Sumenep maupun khas China dan sebagainya.

Hal tersebut seharusnya juga di masukkan sebagai salahsatu kalender event dan atau dilombakan sebagai bentuk kepedulian pemkab Sumenep terhadap kreativitas pemuda, “Harapnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terbaru