Festival Literasi 2025, Gerakan Bersama Ciptakan Generasi Cerdas dan Kritis

Selasa, 23 September 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati SUMENEP saat mengunjungi Stand Literasi

Foto. Bupati SUMENEP saat mengunjungi Stand Literasi

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kembali menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan budaya literasi.

Tahun ini, Pemkab resmi menggelar Festival Literasi 2025 sebagai langkah konkret membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi adalah fondasi utama bagi masyarakat yang cerdas, kritis, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Menurutnya, literasi tidak boleh hanya dipahami sebatas kemampuan membaca dan menulis.

“Literasi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi efektif, serta membentuk karakter yang kuat,” kata Bupati saat membuka Festival Literasi 2025 di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Selasa (23/9/2025).

Fauzi menambahkan, festival ini bukan sekadar ajang memamerkan buku. Lebih dari itu, festival hadir sebagai gerakan bersama untuk menumbuhkan budaya literasi, terutama di kalangan generasi muda yang kini hidup di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Festival Literasi adalah ruang menginspirasi. Kami ingin literasi tidak hanya berkembang di sekolah, tetapi menjadi gaya hidup masyarakat. Di era digital ini, literasi harus menjadi pegangan utama agar generasi kita tidak tercerabut dari tradisi dan jati dirinya,” ujarnya.

Tahun ini, Festival Literasi 2025 mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menggali Inspirasi Lewat Literasi”. Tema tersebut dimaksudkan sebagai refleksi bahwa literasi memiliki peran penting dalam menjaga tradisi, menggali kearifan lokal, sekaligus melahirkan inspirasi baru bagi kemajuan bangsa.

Baca Juga :  Cooling System Jelang Pilkada 2024, Kapolres Sumenep Silaturahmi dan Minta Doa ke Para Ulama, Berjalan Damai dan Sejuk

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, Rudi Yulianto, menjelaskan bahwa festival akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 22 hingga 27 September 2025.

Berbagai agenda menarik telah disiapkan untuk melibatkan semua lapisan masyarakat.

“Kegiatan festival antara lain bedah buku berjudul Berteman dengan Luka Masa Kecil, talkshow bertajuk Membaca Budaya, Menulis Peradaban, lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak, hingga bazar buku dengan potongan harga mencapai 80 persen,” paparnya.

Menurut Rudi, beragam kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkaya wawasan, tetapi juga untuk menumbuhkan kecintaan pada literasi sejak usia dini.

Baca Juga :  Coldplay ; Sandiaga Uno Himbau Masyarakat Yang Tidak Kebagian Paket Untuk Begini

Dengan begitu, masyarakat Sumenep dapat tumbuh menjadi komunitas pembelajar yang berdaya saing tinggi.

“Harapan kami, Festival Literasi ini menjadi momentum bersama dalam mendorong minat baca masyarakat sekaligus memperkuat citra Sumenep sebagai daerah berbudaya dan berperadaban,” tegasnya.

Festival Literasi 2025 juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Selain menikmati sajian buku dan diskusi, masyarakat dapat berinteraksi dengan para penulis, budayawan, serta pegiat literasi yang hadir dalam berbagai agenda.

Baca Juga :  PSHT Sumenep Cetak 107 Pendekar Berbudi Luhur pada Malam Suro 2026

Pemkab Sumenep menegaskan, kehadiran festival ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun SDM unggul.

Melalui literasi, generasi muda diharapkan lebih siap menghadapi tantangan zaman, tanpa kehilangan akar budaya yang menjadi identitas Madura.

“Literasi adalah jalan menuju peradaban. Dengan literasi, kita bisa melahirkan ide-ide besar yang membawa Sumenep, Madura, bahkan Indonesia menuju kemajuan,” pungkas Bupati Fauzi.

Dengan semangat kolektif itu, Festival Literasi 2025 bukan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi langkah nyata menuju terwujudnya masyarakat Sumenep yang melek informasi, berkarakter kuat, serta siap menghadapi perubahan global.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru