GARI dan Bea Cukai Madura Amini Soal Keberadaan Bigbos dibelakang Permainan Rokok Ilegal.

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Foto : Pengurus GARI dan Kasi Humas Bea dan Cukai foto bersama sesudah audensi (Ist/nusainsider.com)

Foto. Foto : Pengurus GARI dan Kasi Humas Bea dan Cukai foto bersama sesudah audensi (Ist/nusainsider.com)

PAMEKASAN, nusainsider.comPemuda yang tergabung dalam Gerakan Anti Rokok Ilegal (GARI), Sumenep, Jawa Timur melakukan audiensi dengan pihak Bea Cukai Madura, di Ruang Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Madura berlokasi di Kabupaten Pamekasan Rabu, 17 Juli 2024.

Dalam pertemuan tersebut pihak Bea Cukai menyambut hangat serta mengapresiasi kedatangan GARI sebagai mitra dalam perang melawan perdagangan rokok ilegal Ditemui langsung oleh Kasi Humas Bea dan Cukai.

Ketua GARI Siswadi menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, pihak Bea Cukai menyambut hangat serta mengapresiasi GARI sebagai mitra dalam perang melawan perdagangan rokok ilegal.

Nantinya menjadi suport untuk melakukan edukasi, investigasi, dan sosialisasi guna mengurangi secara bertahap keberadaan rokok ilegal di Kabupaten Sumenep bahkan Pulau Madura.

“Hal ini dalam rangka melakukan gerakan-gerakan pemberantasan secara perlahan, namun kami tekan Bea dan Cukai serius memberantas rokok Ilegal, jelasnya kepada wartawan nusainsider.com, Rabu 17 Juni 2024.

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas: KKN 122 Banyuwangi Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha

Sementara itu, Kasi Humas Bea Cukai, Bapak Andro, mengatakan bahwa kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari pihak Bea Cukai Madura, karena pihanya butuh peran masyarakat dalam menuntaskan masalah peredaran rokok Ilegal ini.

Sebab, banyak hal yang menjadi kendala salah satunya, SDM yang terbatas sedangkan cakupan wilayahnya luas dan Perusahan Rokok (PR) di Pulau Madura sangat banyak. Sehingga butuh peran masyarakat terlibat membatu.

“Peran masyarakat sangat penting. Salah satunya ya seperti GARI ini. Mari kita bersama – sama memberikan edukasi dan sosialisasi kepada PR dan Masyarakat,” ujarnya di saat berdiskusi dengan GARI.

Meskipun menurutnya, pihak Bea Cukai sudah melibatkan Pemerintah Setempat di Pulau Madura untuk melakukan edukasi dan sosialisasi ke PR dan masyarakat di masing-masing Kabupaten di Pulau Madura.

“Pihak bea cukai melakokasikan anggaran dengan melibatkan Pemkab setempat,” pungkasnya.

Ditambahkan, GARI dan Bea Cukai Madura Amini soal keberadaan bigbos dibelakang permainan rokok ilegal.

Baca Juga :  Hadir di Bangkalan, Senator Terpilih Ini Sebut Bus Trans Jatim Miliki Inner Beauty

Madura sebagai market basah oleh gempuran rokok tanpa pita cukai dari luar (Ada yang dari Batam, Malang dll).

Kami mengaku tidak mudah untuk berantas peredaran rokok ilegal ini, selain ada faktor  bigbos dibelakang permainan ini juga, Maka dari itu Bea Cukai Madura apresiasi kepada GARI untuk bekerjasama dalam melakukan edukasi, investigasi dan penindakan guna menimalisir tumbuhnya peredaran rokok tanpa pita ini, “Tambahnya.

Loading

Penulis : Pur

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB