Hadapi Delay, Senator Lia Istifhama: Pelayanan Ramah Kunci Redam Stres Penumpang

Sabtu, 27 September 2025 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

SURABAYA, nusainsider.com Keterlambatan (delay), perubahan rute, hingga transit mendadak masih menjadi persoalan klasik dalam dunia penerbangan di Indonesia.

Tidak jarang, penumpang harus menunggu berjam-jam di bandara tanpa kepastian yang jelas.

Hal ini juga dialami Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, saat melakukan perjalanan menggunakan maskapai Lion Air dari Bandara Juanda, Surabaya, menuju Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (27/9).

Menurut jadwal, pesawat seharusnya terbang pukul 05.15 WIB. Namun, baru lepas landas sekitar pukul 07.00 WIB. Kondisi semakin pelik ketika maskapai melakukan perubahan rute dan transit mendadak, sehingga agenda yang sudah tersusun harus tertunda.

Baca Juga :  68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa

Meski sempat kecewa, perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini tetap berusaha tenang. Ia mengaku pelayanan kru pesawat, terutama pramugari, yang ramah dan profesional membuat suasana lebih kondusif di tengah keterlambatan.

“Delay itu memang tidak mengenakkan, apalagi sampai berjam-jam. Tapi ketika kru dan pramugari bersikap ramah, informatif, serta membuat penumpang merasa diperhatikan, suasana bisa lebih tenang dan tidak penuh keluhan,” ujarnya.

Senator yang dikenal dengan julukan Senator Cantik itu menilai, pelayanan yang baik merupakan kunci utama meredam potensi stres penumpang saat menghadapi situasi tak terduga.

Meski memberikan apresiasi atas sikap kru pesawat, Ning Lia tetap menekankan perlunya evaluasi serius dari pihak maskapai terkait keterlambatan penerbangan yang masih sering terjadi di Indonesia.

Baca Juga :  Demokrasi Terjaga: KPU Sumenep Tetapkan DPB Triwulan II 875.060 Pemilih

Selain pelayanan kru, ia berharap sejumlah fasilitas pendukung diberikan kepada penumpang saat menghadapi delay.

Mulai dari ruang tunggu bandara yang layak, kompensasi sesuai regulasi, hingga penyampaian informasi yang jelas dan transparan.

“Penumpang sebenarnya bisa memahami kendala teknis atau faktor cuaca. Yang paling penting jangan sampai merasa diabaikan. Komunikasi yang jelas, fasilitas tunggu yang nyaman, dan pelayanan kru yang baik bisa membuat delay tetap terasa manusiawi,” tegas putri almarhum KH Maskur Hasyim itu.

Lebih jauh, Ning Lia mendorong pemerintah bersama maskapai memperkuat regulasi serta pengawasan terhadap standar pelayanan minimum (SPM) di sektor penerbangan.

Baca Juga :  Penulis Asal Kepulauan Hadiri Kongres LPM ; Aktualisasi Jiwa Jurnalis Kampus

Menurutnya, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan. Antara lain, perbaikan manajemen jadwal untuk meminimalisir keterlambatan berulang, pelatihan intensif bagi kru dan pramugari agar sigap dan komunikatif, penyediaan kompensasi serta fasilitas yang memadai saat delay panjang, hingga keterbukaan informasi agar penumpang tidak merasa digantung tanpa kepastian.

“Saya berharap maskapai di Indonesia tidak hanya fokus pada aspek teknis penerbangan, tetapi juga benar-benar memperhatikan kepuasan penumpang sebagai prioritas utama,” pungkas Ning Lia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional
East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah
Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H
Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat
Harkitnas ke-118, Kepala Bakesbangpol Sumenep Tekankan Pentingnya Persatuan dan Ketahanan Bangsa
Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan
Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:18 WIB

East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:32 WIB

Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:23 WIB

Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:29 WIB

Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:37 WIB

Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:57 WIB

Sinergi Polisi dan Petani di Sumenep, Panen Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden

Berita Terbaru