Hadapi Fenomena Superflu, Dinkes Sumenep Perketat Pemantauan Kesehatan

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri.

Foto. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri.

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi isu penyebaran fenomena superflu yang belakangan ramai diperbincangkan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan bahwa kondisi kesehatan masyarakat hingga saat ini masih dalam keadaan terkendali dan berada di bawah pemantauan ketat oleh jajaran tenaga kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menilai kepanikan berlebihan justru dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, salah satunya menurunkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Hasan Al Hakiki Soroti Penyaluran Bapang: “Jangan Sampai Hak Rakyat Hilang”

Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami meminta warga untuk tidak panik secara berlebihan karena langkah antisipasi sudah kami siapkan di seluruh fasilitas kesehatan,” ujar Syamsuri, Jumat (16/1/2026).

Sebagai langkah kesiapsiagaan, Dinkes P2KB Sumenep telah menyiagakan tenaga medis di seluruh Puskesmas. Petugas kesehatan diminta responsif terhadap setiap keluhan masyarakat yang mengarah pada gejala flu berat atau infeksi pernapasan.

Syamsuri menjelaskan, superflu merupakan kondisi infeksi ganda yang memang membutuhkan kewaspadaan lebih. Namun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan karena penyakit tersebut tetap dapat dicegah dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

Baca Juga :  Ketua PC Kopri Sebut Jember Tak Pantas Kabupaten Layak Anak

Ia mengimbau masyarakat untuk kembali memperketat penggunaan masker di ruang publik, terutama saat berada di kerumunan, serta membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Selain itu, Dinkes P2KB terus memantau tren kunjungan pasien di berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep guna mendeteksi potensi lonjakan kasus sejak dini.

Koordinasi lintas sektor juga diperkuat untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dan sarana medis tetap mencukupi apabila terjadi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan.

“Langkah paling utama saat ini adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam tinggi atau keluhan yang tidak biasa,” tegasnya.

Syamsuri menambahkan, pemenuhan gizi seimbang, konsumsi makanan bergizi, serta istirahat yang cukup menjadi faktor penting dalam meningkatkan imunitas tubuh agar mampu melawan serangan virus.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru