Harga dan Cuaca Tak Stabil, Petani Tembakau Dapat Perhatian Khusus dari Bupati Fauzi

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH saat dikonfirmasi perihal Harga Tembakau Petani Sumenep

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH saat dikonfirmasi perihal Harga Tembakau Petani Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Menjelang musim panen tembakau, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan petani di tengah cuaca ekstrem dan fluktuasi harga pasar.

Senin (11/8/2025), Bupati Fauzi—sapaan akrabnya—menyatakan akan segera turun memantau kondisi tanaman dan harga di sentra produksi tembakau.

“Kita akan tetap memperhatikan apa yang terjadi berkaitan dengan petani kita. Nanti kita coba lihat situasi lapangannya seperti apa,” ujarnya.

Menurut bupati dua periode tersebut, perubahan cuaca yang tak menentu—dari panas terik ke hujan deras—berpengaruh besar terhadap kualitas daun tembakau.

“Cuacanya nggak menentu. Tiba-tiba panas, lalu hujan. Ini sangat berpengaruh pada tembakau,” ungkapnya.

Dinas Pertanian, kata politisi PDIP ini, sejak awal sudah memberikan rekomendasi waktu tanam agar petani lebih berhati-hati menentukan musim tanam demi mengurangi risiko kerugian.

“Kita selalu menyampaikan bahwa waktu tanam harus memperhatikan rekomendasi dari dinas. Karena kondisi ini tidak bisa ditebak,” tegasnya.

Bupati Fauzi menambahkan, langkah konkret akan diambil setelah dirinya memantau langsung situasi lapangan. Ia juga akan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi petani sekaligus memantau perkembangan harga jual tembakau.

“Langkah kita akan disesuaikan dengan fakta di lapangan. Tapi yang pasti, kita tetap mengutamakan kesejahteraan petani,” tegasnya lagi.

Ia menegaskan, tembakau merupakan komoditas andalan Sumenep yang menyerap banyak tenaga kerja sekaligus menjadi penopang utama ekonomi pedesaan.

“Kita harus hadir untuk petani. Mereka pilar ekonomi daerah. Apapun tantangannya, kami akan perjuangkan agar petani tetap sejahtera,” pungkasnya.

Loading

Baca Juga :  Inilah Daftar Juara Lomba Cipta Lagu Musik tong-tong Se-Madura 2024

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026
Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik
Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya
Polwan Sumenep Turun ke Jalan, Pastikan Jamaah Sholat Jumat Aman dan Nyaman
Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II
Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:09 WIB

Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:49 WIB

Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:43 WIB

Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Berita Terbaru