Insan Pers Turun Gunung, PWI Nganjuk Tanam Ribuan Pohon Demi Kelestarian Hutan

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Penanaman 1.000 Pohon oleh PWI dan Forkopimda Nganjuk

Foto. Kegiatan Penanaman 1.000 Pohon oleh PWI dan Forkopimda Nganjuk

NGANJUK, nusainsider.com Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dengan menggelar Aksi Penanaman 1.000 Pohon di lereng Gunung Pandan, tepatnya di lahan tepi hutan Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Selasa pagi (16/12/2025).

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nganjuk serta relawan lingkungan Kotasejuk. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen insan pers dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus upaya pencegahan bencana hidrometeorologi yang belakangan kian mengancam.

Sejak pagi hari, anggota PWI Nganjuk bahu-membahu bersama Forkopimda, komunitas Kotasejuk, pelajar SMPN Satu Atap Rejoso, Perhutani, Pemerintah Desa Tritik, serta masyarakat setempat. Mereka menanam berbagai bibit pohon di lahan yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.

Kegiatan penanaman ini turut dihadiri Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, serta jajaran Forkopimda Nganjuk.

Baca Juga :  Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan

Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang diinisiasi oleh kalangan pers.

Ketua PWI Nganjuk, Bagus Jatikusumo, menegaskan bahwa aksi penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang PWI terhadap isu lingkungan hidup.

“Aksi penanaman 1.000 pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus kontribusi PWI Nganjuk dalam upaya pencegahan bencana hidrometeorologi dan menjaga keseimbangan alam,” ujarnya.

Bagus juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara PWI Nganjuk, Forkopimda, komunitas Kotasejuk, serta Pemerintah Desa Tritik menjadi kekuatan utama dalam gerakan peduli lingkungan ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Kajari, dan seluruh jajaran Forkopimda atas dukungan yang luar biasa terhadap kegiatan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, aktivis Kotasejuk, Sukadi, menjelaskan bahwa gerakan penanaman tidak hanya terpusat di Desa Tritik. Selain 1.000 bibit di lokasi utama, penanaman juga dilakukan di beberapa titik lain.

Baca Juga :  Komitmen Wujudkan Kemandirian Pangan, DKPP Sumenep Maksimalkan Ini

Di antaranya, kawasan KPS Kedungsumber dan Kedungnoyo sebanyak 1.000 bibit, lokasi fosil Stegodon sebanyak 500 bibit, sepanjang Jalan Watudakon menuju Desa Tritik kiri dan kanan jalan sebanyak 2.000 bibit, serta Hutan Lindung Codes Tritik sebanyak 2.000 bibit.

Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi asem, tabebuya, mentega, trembesi, ringin, pule, dan palem ekor tupai, yang dinilai cocok untuk menjaga struktur tanah dan keseimbangan ekosistem.

Baca Juga :  Dihadiri Tokoh Masyarakat, Mediasi Puskesmas Batang-batang dengan Keluarga Duka di Gelar

Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro mengapresiasi langkah PWI Nganjuk yang dinilainya relevan dengan kondisi lingkungan saat ini. Ia menyebut penanaman pohon sebagai langkah strategis dalam meminimalkan risiko bencana.

“Belakangan ini banyak terjadi bencana di berbagai daerah. Penanaman pohon menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga lingkungan dan mencegah bencana,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menilai kegiatan tersebut sebagai contoh positif dalam menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Apa yang dilakukan PWI Nganjuk hari ini patut menjadi teladan karena manfaatnya tidak hanya dirasakan sekarang, tetapi juga oleh generasi mendatang,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas
Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau
Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri
Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan
Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep
Petani Pulau Sapeken Keluhkan Pupuk Telat Datang, DPRD Minta Jalur Distribusi Dibenahi
Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini
Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:26 WIB

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas

Senin, 13 Juli 2026 - 02:51 WIB

Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau

Senin, 13 Juli 2026 - 00:28 WIB

Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:06 WIB

Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:39 WIB

Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02 WIB

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:39 WIB

Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai

Berita Terbaru