Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Polsek Batang-batang Sumenep di Green House MelOn Pertiwi

Foto. Kegiatan Polsek Batang-batang Sumenep di Green House MelOn Pertiwi

SUMENEP, nusainsider.com Komitmen mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan jajaran Polsek Batang-Batang, Polres Sumenep.

Salah satunya melalui pemantauan dan pendampingan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dijalankan masyarakat di wilayah Kecamatan Batang-Batang.

Pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Nyabakan Barat, Aipda Syaiful Anwar, melakukan monitoring perkembangan budidaya Melon Pertiwi tahap pertama di Green House milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rejeki.

Lokasi budidaya tersebut berada di Dusun Moncol, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep. Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang terus digalakkan pemerintah.

Program tersebut merupakan bagian dari Gugus Tugas Polri sebagai Penggerak Ketahanan Pangan yang bertujuan mengajak masyarakat memanfaatkan lahan produktif untuk menghasilkan pangan bergizi sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Fauzi As : Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman Melon Pertiwi yang dibudidayakan oleh KWT Sumber Rejeki menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tanaman tumbuh sehat dan terawat sehingga memberikan optimisme terhadap hasil panen yang akan datang.

Selain memantau kondisi tanaman, Aipda Syaiful Anwar juga berdialog langsung dengan para petani dan anggota kelompok tani mengenai berbagai aspek budidaya hortikultura yang tengah dijalankan.

Dalam kesempatan tersebut, terlihat adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait pentingnya pengelolaan lahan pertanian yang produktif. Para petani juga semakin menyadari peran strategis sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Baca Juga :  Warga Murka! Bos Konter HP di Sumenep Diduga “Banderol” Harga Diri Karyawan Rp 1Juta

Para anggota kelompok tani menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dengan mengembangkan budidaya tanaman hortikultura yang bernilai ekonomi dan memiliki manfaat bagi kebutuhan pangan masyarakat.

Bhabinkamtibmas juga mengimbau para petani agar terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, khususnya dalam menyampaikan perkembangan tanaman maupun kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Langkah tersebut dinilai penting guna memudahkan proses pendampingan, pengawasan, serta evaluasi program sehingga dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk kepedulian terhadap upaya mewujudkan kemandirian pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tingkat desa.

“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan dukungan terhadap berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Melalui sinergi antara aparat kepolisian, kelompok tani, dan masyarakat, diharapkan Program Pekarangan Pangan Bergizi dapat terus berkembang dan menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang mampu menghasilkan pangan sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi.

Baca Juga :  Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat mendapat respons positif dari para petani yang berharap pendampingan serupa terus dilakukan demi keberhasilan program ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas
Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau
Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri
Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan
Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep
Petani Pulau Sapeken Keluhkan Pupuk Telat Datang, DPRD Minta Jalur Distribusi Dibenahi
Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini
Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:26 WIB

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas

Senin, 13 Juli 2026 - 02:51 WIB

Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau

Senin, 13 Juli 2026 - 00:28 WIB

Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:06 WIB

Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:39 WIB

Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02 WIB

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:39 WIB

Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai

Berita Terbaru