Jaga Kepercayaan Publik, Ning Lia Andalkan Loyalitas Tim dan Nilai Kejujuran

Sabtu, 25 April 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

Foto. Anggota DPD MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

BANYUWANGI, nusainsider.com — Konsistensi menjaga amanah masyarakat dan komitmen terhadap kejujuran menjadi prinsip utama yang dipegang Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama.

Di tengah dinamika politik yang kerap diwarnai kepentingan pragmatis, ia menegaskan bahwa keberhasilannya menjaga kepercayaan publik tidak lepas dari dukungan tim yang solid dan berintegritas.

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu mengungkapkan, salah satu kunci utama dalam menjaga amanah adalah memiliki tim yang tidak pragmatis serta menjunjung tinggi loyalitas terhadap perjuangan, bukan sekadar kepentingan sesaat.

“Saya bersyukur dikelilingi tim yang tidak pragmatis dan tetap loyal. Mereka bekerja bukan karena kepentingan sesaat, tetapi karena komitmen terhadap nilai dan perjuangan bersama,” ujarnya saat kegiatan serap aspirasi di Masjid Besar Arraudlah, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, menjaga kejujuran dalam politik bukanlah hal mudah, namun harus terus diperjuangkan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Kepercayaan itu mahal. Sekali kita tidak jujur, kepercayaan akan runtuh. Karena itu, saya selalu berusaha menjaga integritas dalam setiap langkah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga mengenang proses panjang perjalanan hidupnya yang penuh keterbatasan. Ia mengaku pernah berada di titik nol secara finansial, namun tetap berusaha membantu sesama.

“Saya pernah tidak punya uang sama sekali, nol rupiah. Tapi dalam kondisi itu, saya tetap berusaha memberi semampu saya,” ungkapnya.

Sejak muda, ia telah terbiasa bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan. Ia bahkan pernah menjual kertas berkas verval serta menjalani tiga kampus sekaligus sambil mengajar kursus privat.

Baca Juga :  Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat dalam menjaga komitmen dan integritas sebagai wakil rakyat.

“Kalau kita ingat proses jatuh bangun itu, kita tidak akan mudah tergoda untuk mengkhianati amanah masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ning Lia juga menekankan pentingnya pola jemput bola dalam menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

“Kami hadir untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai ke pusat dan diperjuangkan dalam kebijakan,” ujarnya.

Ia turut mengajak masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan, sembari menekankan pentingnya nilai kejujuran, keikhlasan, serta menjauhi sifat kikir, dusta, dan munafik sebagai dasar membangun kepercayaan publik.

Baca Juga :  Pemilihan DPD Jatim, Perempuan Cantik Ini Ngaku Real Relawan Ning Lia

Putri KH Maskur Hasyim itu juga mengutip hadis riwayat Bukhari tentang pentingnya menjaga integritas sebagai bagian dari akhlak seorang pemimpin.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat, di antaranya KH Iskandar Dzulkarnain, KH Ir Achmad Wahyudi, SH, MH, serta tokoh muda seperti Gus Fathan dan Lora Masykuri. Turut hadir pula unsur Muspika Kalibaru, termasuk Kapolsek dan Danramil.

Baca Juga :  Hendak Liburan, Seorang Anak Meninggal Dunia di Kolam Renang Tectona, Ini Penjelasan Polres Sumenep

Ketua Yayasan Masjid Besar Arraudlah melalui perwakilan H Mashuri menyampaikan bahwa lembaga pendidikan di bawah yayasan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, lembaga pendidikan kami semakin maju. Banyak tenaga pengajar yang kini telah tersertifikasi dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, KH Ir Achmad Wahyudi mengapresiasi kehadiran Ning Lia di Kalibaru. Ia menilai sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus dijaga agar melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kepentingan publik.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan meritokrasi dalam sistem pemerintahan, yakni menempatkan seseorang berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan integritas, bukan karena kedekatan atau kepentingan politik.

“Dengan meritokrasi, birokrasi akan lebih efisien, adil, dan transparan. Ini penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Kolaborasi hingga Aksi Sosial, Dodik Ariyanto Bawa Paguyuban Sinar Mas Jatim ke Babak Baru
Kebahagiaan Pernikahan Dibagi, Bambang Budianto Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah untuk Tamu
Babak Baru Regulasi Sumenep: 8 Raperda Diteruskan, 1 Raperda BPRS Dihentikan
MES Jatim Dipimpin Lagi Emil Dardak, Ning Lia: UMKM, Pesantren dan Pemuda Harus Punya Ruang Tumbuh
Berminat, Yuk Daftar! KIMMS Buka Rekrutmen Mulai 28 September, Kuota Peserta Terbatas
IPK Sempurna 4,00! Dr. Sri Roekminiati Jadi Wisudawan Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember
2.190 PMR Surabaya Dikobarkan Semangat Kemanusiaan, Eri: Merdeka Harus Punya Nilai Kemanusiaan
SMSI Sumenep Edukasi Guru soal Jurnalistik, Literasi Media dan Bahaya Wartawan Gadungan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:46 WIB

Dari Kolaborasi hingga Aksi Sosial, Dodik Ariyanto Bawa Paguyuban Sinar Mas Jatim ke Babak Baru

Selasa, 29 September 2026 - 07:29 WIB

Kebahagiaan Pernikahan Dibagi, Bambang Budianto Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah untuk Tamu

Selasa, 29 September 2026 - 02:53 WIB

Babak Baru Regulasi Sumenep: 8 Raperda Diteruskan, 1 Raperda BPRS Dihentikan

Minggu, 27 September 2026 - 16:51 WIB

MES Jatim Dipimpin Lagi Emil Dardak, Ning Lia: UMKM, Pesantren dan Pemuda Harus Punya Ruang Tumbuh

Minggu, 27 September 2026 - 15:23 WIB

Berminat, Yuk Daftar! KIMMS Buka Rekrutmen Mulai 28 September, Kuota Peserta Terbatas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:47 WIB

2.190 PMR Surabaya Dikobarkan Semangat Kemanusiaan, Eri: Merdeka Harus Punya Nilai Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:57 WIB

SMSI Sumenep Edukasi Guru soal Jurnalistik, Literasi Media dan Bahaya Wartawan Gadungan

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53 WIB

Dua Penghargaan Asia untuk Bang Ali, Dedikasi Sosial BASHRA BIP Tuai Apresiasi

Berita Terbaru