Kalender Event 2026 Resmi Diluncurkan, Mega Remmeng Jadi Magnet Ribuan Penonton

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tampak Ribuan Masyarakat Memadati Kegiatan Launching 110 Event Sumenep 2026

Foto. Tampak Ribuan Masyarakat Memadati Kegiatan Launching 110 Event Sumenep 2026

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep secara resmi meluncurkan Kalender Event Sumenep 2026 di area timur Alun-Alun Taman Adipura pada Jumat malam, 24 Oktober 2025.

Sebanyak 110 event unggulan resmi diumumkan dalam kegiatan yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperluas promosi wisata Kabupaten Sumenep, khususnya wilayah ujung timur Pulau Madura agar semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

Suasana malam peluncuran berlangsung semarak. Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan langsung momentum peluncuran tersebut yang dikemas dalam suasana budaya khas Sumenep.

Menambah kemeriahan, tampil grup musik tong-tong legendaris asal Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, yakni Mega Remmeng atau dikenal juga dengan julukan “Arya Kuda Panoleh”. Grup ini menjadi daya tarik utama malam itu, setelah sekian lama vakum dari dunia seni musik tong-tong sejak tahun 2013.

Baca Juga :  Mengejutkan! Oknum Guru SDN Legung Barat Difitnah Lakukan Pelecehan Seksual, Kepsek Dalam Masalah Besar

Kembalinya Mega Remmeng di panggung besar disambut antusias masyarakat. Grup legendaris ini memang sempat mencuri perhatian publik beberapa waktu lalu saat tampil memukau dalam Festival Musik Tong-tong se-Madura dengan dekorasi megah dan ikon kuda raksasa yang disebut terbesar sepanjang sejarah musik tong-tong di Sumenep.

Salah satu penonton yang enggan menyebutkan namanya mengaku bangga bisa menyaksikan langsung peluncuran kalender event sekaligus pertunjukan grup Mega Remmeng.

“Saya suka sekali dengan dekorasi dan aransemen Mega Remmeng yang khas dan berbeda dari yang lain. Itu yang bikin saya candu dan selalu menunggu penampilan mereka,” ujarnya kepada nusainsider.com dengan wajah penuh antusias.

Foto. Tampak Tampilan Dekorasi Mega Remmeng dalam acara Launching Event Sumenep 2026

Ia menilai, kehadiran Mega Remmeng patut mendapat apresiasi tinggi karena tidak hanya menampilkan kesenian daerah, tetapi juga mengangkat kembali sejarah dan kebanggaan masyarakat Sumenep melalui desain dekoratif yang sarat makna.

“Sekarang kan Mega Remmeng sering FYP di TikTok, Mas. Jadi pemerintah sebaiknya terus memfasilitasi mereka agar bisa tampil di setiap event besar. Masyarakat pasti lebih semangat datang kalau ada mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Lukman, selaku Event Organizer (EO) kegiatan tersebut, mengatakan bahwa pelaksanaan launching ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari strategi Pemkab Sumenep untuk memperkuat branding pariwisata daerah.

“Acara ini digelar sebagai bentuk komitmen Pemkab Sumenep dalam memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif lokal melalui rangkaian event sepanjang tahun 2026. Kami ingin masyarakat ikut menjadi bagian dari geliat ekonomi dan budaya daerah sendiri,” jelasnya.

Lukman sapaan akrabnya menambahkan, kehadiran grup Baladewa dan Grup legendaris seperti Mega Remmeng juga menjadi simbol kebangkitan seni tradisi Madura yang selama ini sempat tenggelam oleh perkembangan hiburan modern.

“Kami berharap, melalui penampilan kolaborasi mereka, generasi muda bisa kembali mencintai kesenian lokal. Mega Remmeng adalah identitas, warisan, dan kebanggaan Sumenep yang perlu dijaga,” tuturnya.

Acara peluncuran Kalender Event Sumenep 2026 juga dirangkaikan dengan Anugerah Inovasi Daerah, sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan gagasan baru dari berbagai kalangan dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga :  Simak! Pemkab Sumenep Cetak Prestasi Pengentasan Kemiskinan, Setahun Turun 7.940 Jiwa

Hingga akhir acara, suasana di Alun-Alun Timur Sumenep masih dipenuhi riuh tepuk tangan penonton yang enggan beranjak, menikmati malam penuh warna budaya dan kebanggaan lokal.

Dengan diluncurkannya 110 event tersebut, Pemkab Sumenep optimistis tahun 2026 akan menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Madura bagian timur  dengan semangat “Sumenep Hebat, Berbudaya, dan Mendunia.”

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB