Komitmen Entaskan Kemiskinan, Bappeda Sumenep Sosialisasikan Hasil Akhir Penyusunan Dokumen RPKD 2025-2029

Jumat, 24 Januari 2025 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr. Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Sumenep. Ist/nusainsider.com : Ach Toifur Ali Wafa

Foto. Dr. Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Sumenep. Ist/nusainsider.com : Ach Toifur Ali Wafa

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) bersama TIM Universitas Brawijaya (UB) Malang menyelenggarakan Sosialisasi Hasil Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Sumenep Tahun 2025-2029.

Sosialisasi Penyusunan Dokumen Hasil Akhir Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025-2029 tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 Wib Hingga 11.15 Wib pada hari Jum’at (24/01/2025) di ruang rapat Trunojoyo Lt. II Kantor Bappeda Kabupaten Sumenep.

Turut Hadir, Perangkat Daerah pengampu kemiskinan di antaranya Dinas Pendidikan, DPMD, Dinas Pertanian, Diskoperindag, Dinsos P3A, Dinas Perikanan, Dikes P2KB, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas PRKP dan Perhubungan, Dinas PUTR, Disbudporapar, Satpol PP, BPBD, Disnaker, Diskominfo, DPMPTSP, Inspektorat Daerah serta BPS setempat.

Arif Firmanto menyampaikan bahwa Sosialisasi Penyusunan Hasil akhir Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Sumenep Tahun 2025-2029 merupakan kebijakan 5 tahun Sumenep ke depan dengan Menggandeng OPD Teknis serta semua pemangku kemiskinan.

Baca Juga :  Awas Penipuan, Ada Nomor Whatsapp Mengaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumenep

RPKD ini nantinya akan menjadi landasan kebijakan penanggulangan kemiskinan, baik yang dilakukan secara sistematis, terencana, dan sinergis lintas sektor, “Kata Kepala Bappeda Sumenep di sela-sela sambutannya, Jumat 24/1/2025.

Foto. Kegiatan Sosialisasi Hasil Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Sumenep Tahun 2025-2029.

Pihaknya menyampaikan bahwa tujuan disusunnya RPKD adalah untuk Memberikan pemahaman terhadap permasalahan kemiskinan di Kabupaten Sumenep yang kompleks dan multidemensi ini serta Menjabarkan strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumenep untuk 5 (Lima) tahun mendatang dengan ruang lingkup intervensi kebijakan.

Selain dari pada itu, melalui Dokumen Hasil Akhir penyusunan RPKD ini, Pemerintah Daerah akan terus Mendorong sinergi penanggulangan kemiskinan sebagai prioritas intervensi kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Swasta serta pihak lainnya, “Jelasnya.

Arif sapaan akrabnya melanjutkan bahwa Proses penyusunan RPKD ini telah melalui beberapa tahapan desk oleh tim dari Universitas Brawijaya Malang dengan melibatkan seluruh Perangkat Daerah pengampu kemiskinan agar output informasi serta data terkait kemiskinan di Kabupaten Sumenep lebih Ter-arah.

Dalam pelaksanaan RPKD ini, beberapa hal yang penting untuk dipertimbangkan, diantaranya Koordinasi lintas sektor untuk memaksimalkan implementasi RPKD, sehingga perencanaan yang sistematis, terpadu dan komprehensif dapat terlaksana dalam penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga :  Audiensi Bersama Bappenas, Bappeda Sumenep Paparkan Pendekatan Blue Economy Wilayah Kepulauan

Verifikasi dan Sinkronisasi data dalam menentukan sasaran penanggulangan kemiskinan, Penentuan prioritas intervensi yang akan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan penanggulangan kemiskinan berdasarkan nilai determinan tertinggi, “Lanjutnya.

Ditambahkan, melihat pada urutan nilai Determinan, maka urutan prioritas penanganan kemiskinan adalah dengan cara Produktivitas ekonomi, Kualitas hidup layak, Jaminan sosial Dan Skenario ketenagakerjaan, ” Tambahnya

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren
Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal
Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Berita Terbaru