SUMENEP, nusainsider.com — Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep, dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) berkomitmen mewujudkan kemandirian pangan.
Pasalnya, program ketahanan pangan tersebut menjadi prioritas skala nasional.

Arif Firmanto mengatakan, selama ini pihaknya memang sudah banyak menjalankan berbagai program ketahanan pangan.
Bahkan, untuk tahun ini akan memaksimalkan infrastruktur pendukung kemandirian pangan. Misalnya seperti lumbung pangan masyarakat desa (LPMDes) dan pengelolaan rice milling unit (RMU).
”Yang pasti kami juga akan memaksimalkan pembinaan teknis pengelolaan dan pemanfaatan lumbung pangan dan sarana pendukungnya,” imbuhnya kadis KPP Sumenep kepada media nusainsider.com
Menurut Arif sapaan akrabnya, penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) lumbung pangan itu penting. Sebab, hal tersebut dapat meningkatkan cadangan pangan di berbagai kelompok masyarakat. Dengan begitu, kecukupan pangan akan terus terjamin
”Makanya kemampuan pengurus dan kelompok pengelolaan cadangan pangan terus kami tingkatkan,” ujarnya.
pihaknya memberikan berbagai bantuan kepada petani. Baik mulai dari pupuk gratis hingga bantuan benih. Termasuk juga memanfaatkan pola budidaya padi IP 400.
Hal tersebut semata-mata untuk memberikan kemudahan dan peningkatan kapasitas produksi kepada para petani.
Kadis visioner itu menambahkan, untuk kesehatan hewan juga menjadi atensi DKPP. Itu sebabnya, pelayanan terus dimaksimalkan di RPH dan puskeswan. ternak termasuk, dalam hal vaksinasi kepada sejumlah hewan ternak.
Arif mengaku tahun ini berencana mewujudkan RPH nomor kontrol veteriner (NKV) dan halal. RPH NKV untuk memberikan rasa aman dalam mengonsumsi produk pangan asal hewan.
”Saat ini kami sedang mengajukan proses sertifikasi NKV untuk RPH Kota,” tutupnya.
![]()

















