Kunjungi Stan BKPSDM di MNV 2026, Bupati Fauzi Soroti Pentingnya Kompetensi ASN

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi wongsojudo saat mengunjungi Stan BPSDM dalam Gelaran Madura Culture Festival 4 2026

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi wongsojudo saat mengunjungi Stan BPSDM dalam Gelaran Madura Culture Festival 4 2026

SUMENEP, nusainsider.com — Di balik setiap layanan pemerintah yang diterima masyarakat, ada kualitas aparatur yang menjadi penentunya. Ketika kebutuhan publik berubah semakin cepat, kemampuan ASN untuk beradaptasi pun menjadi taruhan penting bagi wajah pemerintahan.

Pesan itu mengemuka saat Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengunjungi stan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dalam Pameran Pembangunan Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat-lihat materi yang dipajang di stan. Bupati Fauzi menyimak langsung berbagai program yang berkaitan dengan pengelolaan aparatur, sekaligus menegaskan pentingnya membangun ASN yang memiliki kompetensi, mampu beradaptasi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Di stan BKPSDM, sejumlah program strategis diperkenalkan. Mulai dari Profiling ASN (ProASN), sistem informasi absensi pegawai, sistem informasi kinerja harian, pengembangan kompetensi aparatur, pengadaan dan rekrutmen CASN/PPPK, hingga penilaian kinerja serta pemberian penghargaan bagi aparatur.

Baca Juga :  Bentuk Perhatian Bupati, BKPSDM Sumenep Launching Layanan Pensiun Duduk Manis

Rangkaian program tersebut memperlihatkan arah pengelolaan ASN di Sumenep yang tidak berhenti pada urusan administrasi kepegawaian. Pemerintah daerah mulai memperkuat pendekatan berbasis kompetensi, kinerja dan pemanfaatan teknologi.

Bagi Bupati Fauzi, pembenahan birokrasi harus dimulai dari manusianya. Sebab, sebaik apa pun sistem yang dibangun, pelayanan publik tetap bergantung pada aparatur yang menjalankannya.

“Kualitas pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya,” tegasnya.

Ia menekankan, ASN tidak boleh merasa cukup dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Perubahan zaman menuntut aparatur untuk terus belajar, mengasah kompetensi dan memahami perkembangan teknologi.

“ASN harus terus belajar, meningkatkan kompetensi dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Pada akhirnya, semua bermuara pada bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa profesionalisme ASN bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan kebutuhan dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif.

Baca Juga :  ICONIS ke-10 Jadi Ruang Refleksi Merawat Tradisi Keagamaan Masyarakat Madura

Karena itu, pengembangan kompetensi aparatur harus dilakukan secara berkelanjutan. ASN dituntut mampu membaca perubahan, bekerja lebih efektif serta memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, BKPSDM memegang peran strategis. Lembaga ini tidak hanya mengurus administrasi kepegawaian, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam pemetaan potensi, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja dan pembinaan aparatur.

Salah satu instrumen yang diperkenalkan adalah Profiling ASN (ProASN). Program ini menjadi bagian penting untuk memetakan kompetensi dan potensi pegawai secara lebih terarah.

Dengan pemetaan tersebut, pengembangan aparatur dapat dilakukan berdasarkan kemampuan dan potensi yang dimiliki. Langkah ini sekaligus membuka ruang bagi penguatan manajemen talenta berbasis kompetensi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Transformasi digital juga menjadi bagian dari pembenahan tata kelola ASN. Sistem informasi absensi dan kinerja harian diarahkan untuk menciptakan pengelolaan pegawai yang lebih terukur, tertib dan transparan.

Baca Juga :  UMKM Alas Malang Jaya Ikuti Pameran Kapnas Jabanusa, Begini Kata Kades Samiudin

Pameran Pembangunan MNV 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar ruang promosi program pemerintah. Bagi BKPSDM, momentum ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada publik bagaimana pemerintah daerah membangun fondasi birokrasi dari sisi sumber daya manusia.

Sebab, pembangunan tidak hanya diukur dari jalan, gedung atau pertumbuhan ekonomi. Di balik seluruh proses pembangunan, terdapat aparatur yang menentukan seberapa jauh kebijakan pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat.

Pameran Pembangunan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Madura Culture Festival (MCF) #4 2026 yang berlangsung pada 26 Agustus hingga 4 September 2026.

Melalui kegiatan ini, perangkat daerah diberi ruang untuk memperkenalkan program, inovasi dan capaian pembangunan.

Pada saat yang sama, masyarakat dapat melihat lebih dekat arah kebijakan pemerintah dalam membangun Sumenep, termasuk melalui penguatan kualitas aparatur dan pelayanan publik.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Bukan Sekadar Serap Anggaran, Bappeda Sumenep Tekankan Manfaat Nyata Pembangunan

Berita Terbaru