Bukan Sekadar Serap Anggaran, Bappeda Sumenep Tekankan Manfaat Nyata Pembangunan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng Kepala Badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Sumenep

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng Kepala Badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mendorong penguatan akuntabilitas kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa penguatan akuntabilitas harus dimulai sejak tahap perencanaan, dilanjutkan dengan pelaksanaan program sesuai target, hingga evaluasi yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan.

Salah satu upaya yang ditekankan Bappeda adalah optimalisasi penggunaan Sistem Informasi Kinerja Perangkat Daerah (SIKPD) di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Melalui sistem tersebut, target program, realisasi anggaran, hingga capaian keluaran atau output kegiatan dapat dipantau secara berkala. Penggunaan SIKPD diharapkan mampu memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan kualitas pertanggungjawaban kinerja setiap perangkat daerah.

“Melalui SIKPD, target program, realisasi anggaran, hingga capaian output dapat dipantau secara berkala. Sistem ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat,” kata Arif, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, akuntabilitas tidak boleh hanya dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban administratif melalui penyusunan laporan. Lebih dari itu, keberhasilan kinerja pemerintah harus diukur berdasarkan capaian program serta dampak dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Bappeda memiliki tugas untuk memastikan penggunaan anggaran publik berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Akuntabilitas OPD menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.

Arif menjelaskan, evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan dilakukan secara rutin untuk memastikan target yang telah ditetapkan pemerintah daerah dapat tercapai berdasarkan indikator kinerja yang berlaku.

Baca Juga :  Regenerasi Petani! Ansor Jatim Siapkan 45.000 Hektare untuk Masa Depan Pertanian

Ia menilai, keterpaduan antara perencanaan dan implementasi program menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, setiap perangkat daerah perlu memastikan bahwa program yang dijalankan selaras dengan sasaran pembangunan serta kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari capaian program dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain mengawasi pencapaian target program, Bappeda Sumenep juga memberikan perhatian terhadap kualitas pelaporan kinerja masing-masing perangkat daerah. Pelaporan yang akurat, terintegrasi, dan disampaikan tepat waktu dinilai penting untuk mendukung pengambilan keputusan serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga :  Kapus Gayam Bungkam Soal Pengadaan Pakaian Adat Rp49 Juta, Dinilai Berpotensi Langgar UU KIP

Penguatan akuntabilitas tersebut juga sejalan dengan arahan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang mendorong terwujudnya birokrasi profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dengan mengoptimalkan sistem pengelolaan kinerja yang terintegrasi, Bappeda Sumenep optimistis nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Sumenep dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Baca Juga :  Sumenep Menjadi Rumah Harmoni: Bakesbangpol Raih Apresiasi Nasional IHaI 2025

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas administrasi pemerintahan, tetapi juga memastikan setiap program dan penggunaan anggaran daerah memberikan hasil yang terukur serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Bukan Sekadar Serap Anggaran, Bappeda Sumenep Tekankan Manfaat Nyata Pembangunan

Berita Terbaru