Layanan Kesehatan Kelas Dunia di Jatim, Senator Lia: Ini Lompatan Besar

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama S.Sos., S.Sos.i., M.E.I

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama S.Sos., S.Sos.i., M.E.I

SURABAYA, nusainsider.com — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas penyediaan layanan rumah sakit berstandar internasional.

Dua rumah sakit daerah yang mendapat sorotan khusus yakni RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang, yang dinilai mampu bersaing dengan rumah sakit di luar negeri.

Apresiasi tersebut disampaikan Senator Lia Istifhama yang akrab disapa Lia saat bertemu Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di ruang kerjanya, Senin (6/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Lia menilai kehadiran layanan kesehatan kelas internasional di Jawa Timur sebagai lompatan strategis dalam pembangunan sektor kesehatan daerah.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur patut diapresiasi karena telah menghadirkan layanan rumah sakit dengan standar internasional. RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Saiful Anwar kini tidak kalah dengan rumah sakit luar negeri, baik dari sisi fasilitas, teknologi medis, maupun kompetensi tenaga kesehatannya,” ujar Lia.

Menurutnya, keberadaan dua rumah sakit tersebut berpotensi besar menekan ketergantungan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke atas, untuk berobat ke luar negeri seperti Singapura.

Baca Juga :  Bupati Ahmad Fauzi Pimpin Mabicab, Pramuka Didorong Hadapi Krisis Sosial

Selama ini, tren medical tourism ke luar negeri dinilai cukup tinggi dan berdampak pada keluarnya devisa serta hilangnya potensi ekonomi daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, membenarkan bahwa jumlah warga Jawa Timur yang memilih berobat ke luar negeri masih cukup signifikan. Karena itu, Pemprov Jatim terus mendorong penguatan layanan kesehatan berstandar internasional di dalam daerah.

“Dengan adanya RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Saiful Anwar yang memiliki layanan setara internasional, masyarakat kini memiliki alternatif layanan kesehatan yang kuat dan berkualitas tanpa harus keluar negeri,” jelas Adhy.

Ia menegaskan, secara fasilitas dan layanan medis, kedua rumah sakit tersebut telah memenuhi standar yang sebanding dengan rumah sakit luar negeri. Mulai dari penggunaan peralatan medis mutakhir, layanan spesialistik dan subspesialistik, hingga sistem pelayanan pasien yang semakin modern dan terintegrasi.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Bidik Kemandirian Ekonomi Generasi Muda Lewat Kompetensi dan Wirausaha

Selain peningkatan kualitas layanan kesehatan, Lia Istifhama juga menyoroti dampak ekonomi positif dari kebijakan tersebut. Menurutnya, ketika masyarakat memilih berobat di Jawa Timur, perputaran uang akan tetap berada di dalam daerah.

“Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga soal ekonomi daerah. Uang masyarakat berputar di Jawa Timur dan pada akhirnya akan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya.

Lia sapaan akrabnya berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus konsisten meningkatkan kualitas layanan rumah sakit daerah agar kepercayaan masyarakat semakin kuat.

Baca Juga :  OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Penguatan layanan kesehatan berstandar internasional di daerah, menurutnya, merupakan strategi jangka panjang yang berdampak pada kesejahteraan, kemandirian, serta daya saing Jawa Timur di tingkat nasional maupun regional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terbaru