Mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni Gandeng Bidan Desa Sosialisasi Bahaya Campak

Senin, 1 September 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. KPM STIT Aqidah Usymuni saat Gelar Sosialisasi Bahaya Campak bersama Bidan Desa Kecamatan Rubaru.

Foto. KPM STIT Aqidah Usymuni saat Gelar Sosialisasi Bahaya Campak bersama Bidan Desa Kecamatan Rubaru.

SUMENEP, nusainsider.comPeserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Posko 1 STIT Aqidah Usymuni Sumenep bersama bidan desa dan ibu-ibu PKK menggelar sosialisasi tentang penyakit campak di Posyandu Desa Matanair, Kecamatan Rubaru.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya campak serta pentingnya pencegahan sejak dini.

Acara dihadiri puluhan warga yang antusias mendengarkan pemaparan dari Bidan Desa, Amrati Arifin, S.ST., Bd.

Baca Juga :  Gotong Royong dan Persaudaraan Jadi Ruh Utama Guntong Bersatu

Ia menjelaskan gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan campak, termasuk peran penting imunisasi sebagai upaya perlindungan anak.

Peserta KPM turut mendampingi dengan menyajikan materi edukasi berbasis media visual dan diskusi interaktif. Dengan pendekatan ini, masyarakat lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.

Koordinator Desa KPM Posko 1, Subandi, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung program kesehatan desa.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan anak-anak melalui imunisasi dan pola hidup sehat,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari perwakilan Puskesmas Rubaru, Sutrisno, yang menekankan peran keluarga dalam keberhasilan program imunisasi.

“Campak adalah penyakit menular yang bisa dicegah. Keberhasilan program imunisasi bergantung pada partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Bidan desa, Amrati Arifin, S.ST., Bd., mengapresiasi inisiatif mahasiswa KPM. Menurutnya, kolaborasi ini membuat sosialisasi lebih efektif.

“Selain membantu menyampaikan informasi, kehadiran mahasiswa mampu menarik minat masyarakat untuk hadir dan berdiskusi,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian leaflet edukasi tentang campak.

Baca Juga :  Petani di Sumenep Sukses Terapkan Irigasi Sprinkler pada Budidaya Bawang Merah, Ini Hasil Panennya

Harapannya, angka kejadian campak di Desa Matanair dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kesehatan keluarga.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien
Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial
Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat
DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda
PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan
CV Lang Buana Dorong Koperasi Petani Kelapa untuk Suplai Industri VCO
PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda
Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:35 WIB

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:46 WIB

Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:51 WIB

DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:00 WIB

PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:34 WIB

PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:19 WIB

Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:53 WIB

BKPSDM Sumenep Mulai Petakan Pengisian Lima Jabatan Strategis OPD

Berita Terbaru