SUMENEP, nusainsider.com — Peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Posko 1 STIT Aqidah Usymuni Sumenep bersama bidan desa dan ibu-ibu PKK menggelar sosialisasi tentang penyakit campak di Posyandu Desa Matanair, Kecamatan Rubaru.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya campak serta pentingnya pencegahan sejak dini.

Acara dihadiri puluhan warga yang antusias mendengarkan pemaparan dari Bidan Desa, Amrati Arifin, S.ST., Bd.
Ia menjelaskan gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan campak, termasuk peran penting imunisasi sebagai upaya perlindungan anak.
Peserta KPM turut mendampingi dengan menyajikan materi edukasi berbasis media visual dan diskusi interaktif. Dengan pendekatan ini, masyarakat lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.
Koordinator Desa KPM Posko 1, Subandi, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung program kesehatan desa.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan anak-anak melalui imunisasi dan pola hidup sehat,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari perwakilan Puskesmas Rubaru, Sutrisno, yang menekankan peran keluarga dalam keberhasilan program imunisasi.
“Campak adalah penyakit menular yang bisa dicegah. Keberhasilan program imunisasi bergantung pada partisipasi masyarakat,” jelasnya.
Bidan desa, Amrati Arifin, S.ST., Bd., mengapresiasi inisiatif mahasiswa KPM. Menurutnya, kolaborasi ini membuat sosialisasi lebih efektif.
“Selain membantu menyampaikan informasi, kehadiran mahasiswa mampu menarik minat masyarakat untuk hadir dan berdiskusi,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian leaflet edukasi tentang campak.
Harapannya, angka kejadian campak di Desa Matanair dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kesehatan keluarga.
![]()
Penulis : Wafa

















