Mahasiswa Ksm-t Unisma 2023 Berikan Edukasi Kreativitas Barang Bekas di Lembaga ini

Selasa, 29 Agustus 2023 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WRINGINANOM, nusainsider.com — Dalam upaya Mengasah kreativitas anak merupakan suatu proses yang penting untuk membantu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, inovatif, dan imaginatif anak.

Mengasah kreativitas adalah investasi jangka panjang dalam perkembangan siswa. Hal tersebut membantu anak-anak menjadi lebih kreatif, berpikir terbuka, dan mampu menemukan solusi inovatif di berbagai situasi, ” kata Dimas Raka kepada media ini.

KSM-T (Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik) dari Universitas Islam Malang (UNISMA) datang dengan semangat dan tekad tinggi untuk mengasah potensi kreativitas anak-anak desa, khususnya di MI Maulana Malik Ibrahim.

Dalam suatu upaya kolaboratif, mereka berhasil menumbuhkan kembali kreativitas anak-anak.

Baca Juga :  Robby Dondokambey For DPRD Sulut Caleg Dapil Sulut 6 Minahasa, Tomohon PDIP Semakin Solid

Kedatangan mahasiswa KSM-T UNISMA adalah untuk memperkenalkan program “Cahaya Kreativitas Wringinanom” kepada siswa-siswi MI Maulana Malik Ibrahim yang tujuan utamanya adalah menggali potensi kreatif yang tersembunyi dalam diri setiap anak dan memberikan platform bagi mereka untuk mengekspresikan diri dengan bebas.

Salah satu kegiatan utamanya adalah untuk mengajak siswa-siswi berpartisipasi dalam membuat kerajinan tangan hingga menyusun karya seni dari bahan-bahan bekas,”imbuhnha.

Siswa-siswi diajak untuk berimajinasi dan berinovasi. Mahasiswa KSM-T memberikan panduan dan dukungan, sambil mendorong siswa-siswi untuk mengembangkan ide – ide kreatif mereka sendiri.

Melalui kolaborasi antar mahasiswa KSM-T dengan siswa-siswi MI Maulana Malik Ibrahim, program “Cahaya Kreativitas Wringinanom ” ini telah membuktikan bahwa pendidikan juga bertujuan untuk eksplorasi kreatif dan mampu memberikan dampak positif yang signifikan,”jelasnya.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Sumut Permudah Urus E Tilang

Pihaknya berharap program ini dapat menjadi inspirasi lembaga pendidikan dan masyarakat untuk terus mendukung perkembangan dan kreativitas anak-anak. Mereka menjadi lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide – ide mereka dan berani mengambil risiko untuk berkreasi.

Sementara itu, Taqqiyuddin Assururi, selaku koordinator program, berbicara dengan hati penuh percaya diri, bahwa ia tahu bahwa kreativitas anak-anak adalah harta yang tak ternilai.

Sehingga melalui program ini, kami ingin memberikan mereka ruang untuk mengembangkan imajinasi dan berani mengungkapkan ide – ide mereka. Mereka adalah sumber inspirasi sejati.”

“Kami merasa sangat terhormat bisa berkontribusi pada perkembangan siswa-siswi MI Maulana Malik Ibrahim. Kreativitas adalah hal yang perlu diasah sejak usia dini. Semoga program ini bisa memberikan inspirasi dan kesempatan bagi mereka untuk terus berkembang.” Tuturnya.

Baca Juga :  Kepala DKPP Sumenep Ikutserta Meriahkan Festival Madura Culture 2023

Dengan semangat dan dedikasi yang luar biasa, mahasiswa KSM-T UNISMA berhasil menumbuhkan kembali kreativitas siswa-siswi MI Maulana Malik Ibrahim. Mereka bukan hanya sekedar mengajar anak-anak, tetapi juga mendapat pengalaman dan juga merasa senang dalam kegiatan tersebut.

Melalui program “Cahaya Kreativitas Wringinanom”, mahasiswa KSM-T telah memberi sedikit inovasi dalam mengembangkan potensi kreativitas bagi siswa-siswi MI Maulana Malik Ibrahim. Hasil dari program ini pun memuaskan.

Tidak hanya terlihat dalam karya seni yang indah tetapi juga dalam perkembangan sikap anak-anak, “tutupnya.

Loading

Berita Terkait

Dari Pelabuhan Kalianget, Pemkab Sumenep Lepas Mudik Gratis dan HIMPASS Mengabdi ke-VIII
Pemkab Sumenep Respons Cepat Kerusakan Sekolah di Gapura, Renovasi Atap Segera Dilakukan
Didampingi Khofifah, Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Dermaga dan Produksi Semen di Tuban
Dari Laut ke Meja Konsumen: KNMP Desa Dapenda Janjikan Kesejahteraan, Tapi Proyek Disorot
Perjalanan Jadi Amal: Polytron Ubah Setiap Kilometer Motor Listrik Jadi Donasi
Program Mudik Gratis 7.000 Kuota, Ning Lia: Bukti Kepedulian Pemprov Jatim untuk Rakyat
H Her Tegas Dukung Makan Bergizi Gratis, Sebut Penyeleweng Program “Kurang Ajar”
Pendidikan Bukan Soal Gengsi, Lia Istifhama Buktikan Bisa Raih Doktor Tanpa Biaya Fantastis

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:10 WIB

Dari Pelabuhan Kalianget, Pemkab Sumenep Lepas Mudik Gratis dan HIMPASS Mengabdi ke-VIII

Senin, 9 Maret 2026 - 15:44 WIB

Pemkab Sumenep Respons Cepat Kerusakan Sekolah di Gapura, Renovasi Atap Segera Dilakukan

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:29 WIB

Didampingi Khofifah, Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Dermaga dan Produksi Semen di Tuban

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:44 WIB

Dari Laut ke Meja Konsumen: KNMP Desa Dapenda Janjikan Kesejahteraan, Tapi Proyek Disorot

Senin, 2 Maret 2026 - 11:52 WIB

Perjalanan Jadi Amal: Polytron Ubah Setiap Kilometer Motor Listrik Jadi Donasi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:36 WIB

Program Mudik Gratis 7.000 Kuota, Ning Lia: Bukti Kepedulian Pemprov Jatim untuk Rakyat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:28 WIB

H Her Tegas Dukung Makan Bergizi Gratis, Sebut Penyeleweng Program “Kurang Ajar”

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:56 WIB

Pendidikan Bukan Soal Gengsi, Lia Istifhama Buktikan Bisa Raih Doktor Tanpa Biaya Fantastis

Berita Terbaru