Miliki Kedekatan Emosional Dengan Kiai dan Ulama, Pengasuh Nurul Islam Kagumi Sosok Achmad Fauzi

Selasa, 8 Oktober 2024 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks, Achmad Fauzi muncul sebagai sosok teladan. Pria sederhana asal desa Torbang, Kecamatan Batuan, ini dikenal memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan ulama dan kiai.

Kedekatan ini diungkapkan oleh KH. Ramdan Siradj, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Karang Cempaka, Bluto.

Bappeda Sumenep

Ia mengagumi Fauzi yang selalu menghormati ulama sebagai pilar penting dalam masyarakat, penuntun spiritual yang membawa umat menuju kehidupan yang lebih baik dan bermakna.

Fauzi, selain berperan sebagai pelayan masyarakat, juga berkomitmen menjaga tradisi keagamaan yang diwariskan oleh para ulama.

Baca Juga :  Walikota Medan Harap IMO Indonesia Sumut Tayangkan Berita Akurat, Objektif dan Konstruktif

“Ulama adalah guru kita. Mereka tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga menunjukkan jalan kebaikan,” ujarnya.

Melalui berbagai kolaborasi dengan ulama, kiai, dan masyarakat dalam kegiatan sosial, Fauzi yang juga sebagai Mustasyar MWC NU Batuan itu menunjukkan hubungan emosional yang erat dengan mereka.

Ia meyakini bahwa kehadiran ulama sangat penting dalam membangun karakter bangsa, terutama di era digital yang rentan terhadap pemahaman yang keliru tentang agama.

Achmad Fauzi aktif sowan ke berbagai pondok pesantren, tidak hanya untuk mendengarkan ilmu, tetapi juga memperkuat silaturahmi.

Setiap pertemuan, ia meminta masukan dan doa, yang dijadikannya sebagai refleksi untuk kemajuan.

“Saya percaya bahwa komunikasi dan hubungan baik dengan ulama sangat penting,” tambahnya.

Semangat dan dedikasinya, diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih menghargai peran ulama, serta memperkuat komunitas keagamaan.

Baca Juga :  Kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo Berhasil Menempatkan Sumenep Peringkat Pertama Penanganan Kemiskinan se-Jawa Timur

Dalam kesederhanaan, ia memberikan dampak besar bagi masyarakat sekitarnya, menjadikan sosoknya sebagai contoh nyata cinta terhadap ulama dan pengabdian kepada masyarakat.

“Ulama harus kita libatkan sebagai penuntun hidup yang lebih bermakna,” tukasnya (*)

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru