Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Anggota DPD RI Dr Lia Istifhama Bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Senayan

Foto Bersama Anggota DPD RI Dr Lia Istifhama Bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Senayan

JAKARTA, nusainsider.com — Anggota Komite III DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, membawa semangat kejayaan sejarah Nusantara dalam rapat koordinasi bersama Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dalam forum tersebut, senator yang akrab disapa Ning Lia menegaskan pentingnya menjaga marwah sejarah Kerajaan Majapahit hingga era Walisongo sebagai pilar utama identitas bangsa.

Menurutnya, kebudayaan tidak boleh hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, melainkan harus menjadi engine of growth atau mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menyoroti Jawa Timur sebagai kawasan dengan potensi besar, terutama sebagai pusat situs arkeologi terbesar di Indonesia.

“Jawa Timur adalah rumah bagi situs Majapahit dan naskah-naskah kuno era Walisongo. Manuskrip-manuskrip ini merupakan identitas local wisdom yang tidak ternilai,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara yang berdiri sejak 1293 hingga sekitar 1527 Masehi. Berpusat di kawasan Trowulan, Mojokerto, kerajaan ini dikenal berhasil menyatukan sebagian besar wilayah Nusantara di bawah satu kekuasaan.

Baca Juga :  Aksi Energik Gita Loka Giga Gemilang Gemparkan Festival Drumband Pamekasan

Ning Lia pun mendorong pemerintah pusat untuk melakukan pelestarian budaya secara lebih detail dan holistik. Ia menekankan pentingnya digitalisasi naskah kuno sebagai langkah strategis agar warisan intelektual leluhur tetap lestari dan relevan bagi generasi mendatang.

Selain itu, ia juga memberikan kritik konstruktif terhadap dunia sastra dan perfilman nasional. Ning Lia berharap Kementerian Kebudayaan dapat memberikan stimulus agar setiap karya tulis, baik novel maupun jurnal ilmiah, menyertakan penjelasan terkait budaya lokal.

“Kita perlu meniru naskah luar negeri yang menyertakan footnote untuk menjelaskan istilah budaya. Istilah seperti Ludruk, Keroncong, atau Campursari harus dijelaskan secara detail agar pembaca global memahaminya,” jelasnya.

Menurutnya, langkah sederhana namun komprehensif ini akan sangat efektif dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah internasional.

Baca Juga :  Kebahagiaan Pernikahan Dibagi, Bambang Budianto Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah untuk Tamu

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis. Komite III DPD RI menyatakan dukungan terhadap penguatan kebijakan pemajuan kebudayaan nasional sebagai fondasi pembangunan.

Selain itu, Kementerian Kebudayaan juga memberikan sinyal positif terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Bahasa Daerah usulan DPD RI untuk dibahas pada tahun 2026.

Menanggapi hal itu, Fadli Zon menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah, termasuk melibatkan DPD RI dalam pengawasan program kebudayaan di lapangan.

“Kami akan menggandeng sektor swasta untuk mempercepat revitalisasi cagar budaya, situs bersejarah, hingga museum secara berkelanjutan,” tegasnya. (*)

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru