SURABAYA, nusainsider.com — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai prosesi wisuda siswa-siswi SMP Khadijah Surabaya yang digelar di Ruang Marwah Masjid Akbar Surabaya, Kamis (18/6/2026).
Acara tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik yang bersama-sama merayakan keberhasilan menuntaskan pendidikan jenjang menengah pertama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI Lia Istifhama, Abdullah Sani, H. Suwito, Fatma Abbas, Lilik Fadillah, Minhatul Aliyah, jajaran pengurus yayasan, serta para wali murid yang memenuhi lokasi acara.
Dalam sambutannya, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, guru, dan orang tua yang telah berperan besar dalam mendampingi tumbuh kembang para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Ini adalah momentum penuh kebahagiaan sekaligus mengharukan. Kita sebagai orang tua menjadi saksi bagaimana anak-anak tumbuh luar biasa berkat bimbingan para guru,” ujar Ning Lia yang juga hadir sebagai perwakilan wali murid.
Ia menegaskan bahwa kelulusan dari SMP bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar.
Karena itu, para siswa diminta untuk terus mengembangkan kemampuan diri, memiliki daya juang tinggi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Di mana pun kalian berada, jadilah pribadi yang tangguh, adaptif, dan inventif. Teruslah berprestasi dan jangan pernah patah semangat,” pesannya di hadapan para wisudawan.
Menurut Ning Lia, keberhasilan SMP Khadijah Surabaya menjadi salah satu sekolah swasta yang dipercaya masyarakat merupakan bukti nyata sinergi yang kuat antara sekolah, tenaga pendidik, dan para siswa.
“SMP Khadijah adalah contoh sekolah swasta yang mampu tumbuh dan memenuhi kepercayaan serta preferensi publik. Ini merupakan prestasi yang luar biasa,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para siswa agar menjadikan kebermanfaatan sebagai prinsip utama dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, kesuksesan akan lebih mudah diraih apabila dibarengi niat untuk membahagiakan orang tua dan memberi manfaat bagi sesama.
“Jadilah manusia yang bermanfaat. Selama memiliki niat membahagiakan orang tua dan memberi manfaat bagi sesama, insya Allah itu menjadi jalan menuju kesuksesan,” tuturnya.
Suasana wisuda semakin hangat ketika Ning Lia menyampaikan pantun dan pesan-pesan ringan yang disambut antusias oleh para siswa.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, menghormati guru, serta tetap rendah hati dalam menuntut ilmu di jenjang pendidikan berikutnya.
Sementara itu, Kepala SMP Khadijah Surabaya, Hj. Umi Muntafi’ah, S.Pd.I., M.Pd.I., mengungkapkan sejumlah capaian akademik membanggakan yang berhasil diraih para siswa tahun ini. Tercatat empat siswa memperoleh nilai Tes Potensi Akademik (TPA) sempurna, sementara satu siswa berhasil meraih nilai 100 pada seluruh mata pelajaran.
Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen SMP Khadijah Surabaya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan kepedulian sosial yang kuat.
![]()
Penulis : Wafa
















