Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kolaborasi KUA bersama Puskesmas Batang-batang

Foto. Kolaborasi KUA bersama Puskesmas Batang-batang

SUMENEP, nusainsider.com — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Batang bersama Puskesmas setempat resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin, 4 Mei 2026.

Kesepakatan ini melahirkan program kolaboratif bertajuk Be-SMART (Bimbingan dan Edukasi Spiritual untuk Kesehatan Mental Masyarakat Terintegrasi).

Penandatanganan berlangsung khidmat di ruang Kepala Puskesmas Batang Batang dan menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan layanan kesehatan medis dengan pendekatan keagamaan guna menjawab tantangan kesehatan mental masyarakat modern.

Kepala KUA Batang Batang, Hasyim As’ari, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya kasus gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi di masyarakat.

“Persoalan kesehatan mental tidak bisa hanya ditangani secara medis. Dukungan spiritual menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan agar lebih menyeluruh,” ujarnya.

Melalui program Be-SMART, KUA menghadirkan pendampingan spiritual bagi pasien dengan melibatkan penyuluh agama yang memiliki kompetensi dalam pembinaan keagamaan.

Baca Juga :  Disbudporapar Gelar Grand Final Kacong Tor Cebbing ; Masa Kejayaan Sumenep 2023

Mereka diharapkan mampu menjadi pendamping psikospiritual yang membantu pasien menemukan ketenangan, harapan, serta makna dalam proses pemulihan.

Pendekatan ini dinilai efektif karena tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga sisi emosional dan spiritual pasien yang kerap terabaikan dalam layanan kesehatan konvensional.

Program ini juga melibatkan Penyuluh Agama Islam dari organisasi IPARI Kabupaten Sumenep guna memperkuat implementasi serta menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Lewat Engagement Day, SKK Migas Jabanusa Teguhkan Kolaborasi dengan Insan Pers

Dalam pelaksanaannya, Be-SMART mengusung pendekatan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif berbasis komunitas yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan pengobatan, tetapi juga edukasi, pencegahan, serta pendampingan pemulihan secara menyeluruh.

Salah satu metode unggulan yang diterapkan adalah Relaksasi Spiritual (RESPIR), yakni teknik yang menggabungkan relaksasi dengan penguatan nilai-nilai spiritual. Metode ini dirancang untuk memberikan efek menenangkan bagi pasien, baik yang mengalami gangguan fisik maupun mental emosional.

Kepala Puskesmas Batang Batang, Sulaiha Riningsih, menyambut positif kerja sama tersebut sebagai inovasi layanan kesehatan berbasis kolaborasi.

“Integrasi layanan medis dan spiritual ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus kepuasan pasien,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pasien tidak hanya berkaitan dengan penyembuhan fisik, tetapi juga kondisi mental dan spiritual yang saling berkaitan erat. Dengan pendekatan holistik, pasien diharapkan mendapatkan pelayanan yang lebih manusiawi serta mampu mempercepat proses pemulihan.

Baca Juga :  Jabatan Strategis Terisi, DPRD Sumenep Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru

Program Be-SMART diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mental secara berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi contoh sinergi antara lembaga keagamaan dan kesehatan dalam menghadirkan layanan publik yang inovatif dan responsif.

Ke depan, model pelayanan berbasis integrasi medis dan spiritual seperti ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai upaya memperkuat sistem kesehatan mental yang lebih komprehensif dan berbasis nilai-nilai spiritual.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru