Nyai Eva Usung Strategi Baru, Pertanian Sumenep Kian Kompetitif

Jumat, 15 Agustus 2025 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifah, SH., MH

Foto. Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifah, SH., MH

SUMENEP, nusainsider.com Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifah, memaparkan sejumlah rencana strategis organisasi untuk mendorong kemajuan sektor pertanian di daerahnya.

Selain fokus pada peningkatan hasil pertanian, HKTI Sumenep juga akan mengembangkan budi daya empon-empon, memperluas sektor perkebunan, hingga mendorong hilirisasi produk pertanian.

Langkah ini diambil guna mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah produk tani Sumenep.

“Kami tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah. Hilirisasi akan membuka peluang pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Nyai Eva, sapaan akrabnya, Kamis (14/8/2025).

Tak hanya di sektor produksi, HKTI Sumenep juga tengah membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan.

Baca Juga :  Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim

Struktur organisasi yang lebih merata ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi, pendampingan, dan pelatihan bagi petani hingga ke desa-desa.

“Dengan adanya pengurus kecamatan, program HKTI bisa menjangkau petani lebih dekat dan tepat sasaran,” jelasnya.

Program tersebut ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat, seiring penguatan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru