Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi wongsojudo, SH., MH saat menerima penghargaan dari kementerian Pariwisata RI yang diserahkan langsung Kepala Bidang Promosi Kementerian Pariwisata RI, Eni Komiarti, S.ST.Par., M.Si di sela-sela Proses Arya Wiraraja di Karisma event nusantara (KEN) 2026

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi wongsojudo, SH., MH saat menerima penghargaan dari kementerian Pariwisata RI yang diserahkan langsung Kepala Bidang Promosi Kementerian Pariwisata RI, Eni Komiarti, S.ST.Par., M.Si di sela-sela Proses Arya Wiraraja di Karisma event nusantara (KEN) 2026

SUMENEP, nusainsider.com — Prosesi Pelantikan Arya Wiraraja 2026 menjadi salah satu rangkaian penting dalam gelaran Karisma Event Nusantara (KEN) Festival Musik Tong-Tong 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026) malam.

Prosesi yang dimulai pukul 20.29 WIB tersebut mengangkat kembali sejarah pengangkatan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep pada masa Kerajaan Singasari di bawah kepemimpinan Prabu Kertanegara.

Dalam rangkaian prosesi, pataka diserahkan kepada Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari peringatan yang sarat dengan nilai sejarah dan budaya lokal.

Prosesi Pelantikan Arya Wiraraja berakhir pada pukul 20.51 WIB. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah kepemimpinan sekaligus upaya memperkuat identitas budaya masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Anak Direktur Pajak : Aditya Muhamad Bintang Kembangkan Rencana Transformasi Kawasan Otomotif

Usai prosesi, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia kepada Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menyelenggarakan Festival Musik Tong-Tong se-Madura yang menjadi bagian dari program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Festival tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Madura kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan prosesi Arya Wiraraja menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah sekaligus meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan kepada masyarakat Sumenep.

“Prosesi Arya Wiraraja ini menjadi momentum bagi kita untuk mengenang sejarah dan meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan kepada masyarakat Sumenep. Sejarah tersebut merupakan bagian penting dari identitas daerah yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar cak Fauzi kepada Media nusainsider.com, Sabtu (18/10/2026) malam usai mengikuti prosesi dan pembukaan KEN 2026.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Festival Musik Tong-Tong se-Madura melalui KEN 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian seni dan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Madura kepada masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga :  Melalui Digitalisasi Pemasaran, DKUPP Sumenep Target Kenaikan PAD 2,6M di Tahun 2025
Foto. Prosesi Arya Wiraraja disela-sela pagelaran Festival musik tong-tong dalam rangkaian karisma event nusantara (KEN) 2026 di Sumenep

“Penghargaan dari Kementerian Pariwisata ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi seni dan budaya daerah. Kami berharap Festival Musik Tong-Tong dapat terus tumbuh, memberikan ruang bagi para seniman, serta mendorong perkembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat Sumenep,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan yang memadukan napak tilas sejarah dengan pertunjukan seni budaya tersebut menunjukkan bahwa Festival Musik Tong-Tong bukan sekadar panggung ekspresi bagi para seniman, melainkan juga sarana pelestarian warisan budaya dan penguatan identitas Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep diharapkan terus memperkuat sinergi antara pelestarian sejarah, pengembangan seni budaya, dan promosi pariwisata agar kekayaan tradisi Madura semakin dikenal di tingkat nasional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026
Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Berita Terbaru