Penemuan Mayat Mr. X di Pantai Poteran, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Sabtu, 5 April 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Evakuasi Penemuan Mayat di Pesisir Pantai Kecamatan Talango.

Foto. Evakuasi Penemuan Mayat di Pesisir Pantai Kecamatan Talango.

SUMENEP, nusainsider.com Warga Dusun Taman, Desa Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep digegerkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa kepala di pesisir pantai setempat, Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan. Selain tanpa kepala, bagian tangan dan kaki korban juga tampak hancur, dan beberapa bagian tubuh lainnya mengalami luka parah.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Rusydi, S.Pd, seorang wiraswasta berusia 47 tahun yang tinggal di sekitar lokasi penemuan, tepatnya di Dusun Taman RT 002 RW 001 Desa Poteran.

Menurut keterangan Rusydi, ia tengah menuju ke tanah tegal miliknya yang berada dekat kawasan pantai. Saat itu, ia mencium bau menyengat seperti bau kotoran yang berasal dari arah bibir pantai.

Karena penasaran dengan bau tersebut, Rusydi mencoba menelusuri sumber bau dan terkejut mendapati sesosok tubuh manusia terdampar dalam keadaan mengenaskan, tepat di garis pantai yang sedang surut.

“Saya kira tadi bangkai binatang, ternyata setelah saya dekati, itu mayat manusia. Saya langsung lapor ke perangkat desa dan kemudian ke Polsek Talango,” terang Rusydi saat dimintai keterangan oleh petugas.

Polsek Talango yang menerima laporan tersebut langsung berkoordinasi dengan Posramil dan Puskesmas Kecamatan Talango untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut dan menuju lokasi kejadian.

Baca Juga :  Madura Ethnic Carnival 2025, Magnet Budaya yang Dongkrak Ekonomi Lokal

Namun, evakuasi mayat sempat mengalami kendala. Pihak Puskesmas Talango tidak memiliki kantong jenazah, sehingga proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan oleh petugas medis setempat.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kapolsek Talango kemudian menghubungi pihak Basarnas guna meminta bantuan dalam proses evakuasi. Mayat kemudian berhasil dibawa ke RSUD Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian dan petugas medis belum bisa mengidentifikasi korban. Selain tubuh yang rusak parah, organ vital seperti alat kelamin juga tidak tampak jelas, sehingga belum dapat dipastikan jenis kelamin korban.

Kondisi jenazah yang sangat rusak membuat dugaan awal mengarah pada kemungkinan telah meninggal cukup lama, atau bahkan menjadi korban kekerasan atau tindak kriminal lainnya. Namun hal ini masih menunggu hasil autopsi rumah sakit.

Hingga berita ini ditulis, korban masih disebut sebagai Mr. X karena belum ditemukan identitas yang melekat pada tubuh, baik berupa KTP, SIM, atau benda pribadi lainnya.

Baca Juga :  Jong Sumekar ; Jatah Lari Cepat DPRD Sumenep Bahas APBD Sumenep, di Nilai Tidak Sehat

Pihak kepolisian juga sudah melakukan langkah-langkah awal dalam penanganan kasus ini, mulai dari mendatangi TKP, mencatat keterangan saksi, melakukan dokumentasi visual, hingga membawa mayat ke rumah sakit.

“Kami masih menunggu hasil identifikasi dari RSUD Sumenep. Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor,” ujar Kapolsek Talango saat ditemui di lokasi kejadian.

Selain itu, pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu asal-usul mayat, kronologi kejadian, serta apakah ada unsur pidana di balik kejadian ini.

Warga sekitar pantai Dusun Taman kini diliputi rasa takut dan penasaran. Beberapa warga mengaku khawatir jika kejadian ini terkait dengan tindak kriminal seperti pembunuhan atau korban kekerasan lainnya.

Sebagian lainnya menduga korban kemungkinan adalah nelayan atau pelaut yang menjadi korban kecelakaan laut, mengingat wilayah pesisir Poteran dikenal sebagai jalur perairan nelayan tradisional.

Namun, semua kemungkinan itu masih bersifat spekulatif. Polisi menegaskan bahwa segala informasi terkait identitas maupun penyebab kematian korban akan diumumkan setelah proses identifikasi dan autopsi selesai dilakukan.

Baca Juga :  Penyuluhan Lebih Mudah, Petani Sumenep Kini Gunakan E-Pindah

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi atau gambar penemuan mayat secara sembarangan, terutama di media sosial, demi menghormati keluarga korban yang mungkin belum mengetahui.

Langkah-langkah pengamanan dan pemantauan kawasan pesisir juga akan ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pemeriksaan lebih intensif akan dilakukan oleh aparat setempat di sekitar lokasi penemuan.

Masyarakat Desa Poteran dan sekitarnya pun diimbau tetap tenang namun waspada, serta mendukung proses penyelidikan dengan tidak mengganggu area TKP atau membuat asumsi-asumsi liar.

Pihak Basarnas, RSUD Sumenep, serta petugas gabungan dari Polsek dan Posramil Talango saat ini bekerja sama dalam penanganan kasus, dengan harapan identitas korban bisa segera diketahui.

Hingga saat ini, suasana di sekitar pesisir tempat penemuan mayat masih dijaga oleh aparat, dan warga pun banyak yang berdatangan untuk melihat lokasi kejadian dari kejauhan.

Kepolisian berharap dengan adanya kerja sama masyarakat, misteri mayat Mr. X ini bisa segera terpecahkan dan memberi kejelasan bagi semua pihak.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura
Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda
Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI
Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Berita Terbaru