Polisi Pasang Garis Polisi, Usut Penyebab Ledakan Mobil di Sumenep

Minggu, 24 Agustus 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ledakan Mobil di Rumah Milik HM Warga Kecamatan Ambunten Sumenep

Foto. Ledakan Mobil di Rumah Milik HM Warga Kecamatan Ambunten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.comLedakan mobil menggegerkan warga Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (24/8/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di garasi rumah milik HM (50).

Ledakan menimbulkan kepanikan warga sekitar. Seorang pemuda berinisial F (20) mengalami luka ringan dan langsung mendapat perawatan medis. Sementara pemilik rumah, HM, diketahui tidak berada di tempat karena sedang berada di Jakarta.

Baca Juga :  HPN 2026, Kepala Bappeda Sumenep Tegaskan Pers Pilar Demokrasi dan Mitra Pembangunan

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K. melalui Kasi Humas AKP Widiarti, S.H. menyatakan, pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan mendalam. Polisi ingin memastikan penyebab ledakan secara jelas dan akurat.

“Polres Sumenep bersama tim Inafis dan jajaran Polsek Ambunten sudah melakukan olah TKP awal. Dugaan sementara ledakan berasal dari mobil yang terparkir di garasi. Namun penyebab pastinya masih kami dalami,” terang AKP Widiarti.

Ia menegaskan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil resmi penyelidikan diumumkan. Hal itu penting agar tidak menimbulkan kepanikan maupun informasi menyesatkan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Lewat Festival Tembakau 2025, PR Pandi Mas Perkuat Tradisi dan Ekonomi Lewat Kretek Autentik Madura

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap lebih jauh penyebab ledakan tersebut.

Sementara itu, korban luka telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB