Polres Sumenep Kawal Ketat Pelaksanaan Turnamen PK Cup untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban

Jumat, 1 November 2024 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Anggota Polres Sumenep melakukan pengawalan ketat dalam pelaksanaan Turnamen PK Cup yang diselenggarakan oleh Panitia Turnamen PK CUP.

Turnamen tersebut menarik perhatian masyarakat luas, sehingga pengamanan menjadi prioritas utama guna memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M menegaskan bahwa langkah pengamanan ini diambil untuk menjaga agar turnamen berjalan aman dan lancar di tengah antusiasme tinggi masyarakat.

Baca Juga :  Pemuda Sumenep Bersama Jaspenu Deklarasi Dukungan Pasangan Khofifah - Emil di Pilgub 2024

“Pengamanan ekstra diperlukan mengingat tingginya jumlah peserta dan pengunjung. Kami ingin memastikan setiap rangkaian acara berjalan tertib, tanpa gangguan yang dapat mengganggu keselamatan,” ujar Kapolres Sumenep.

Pada saat putaran 8 besar, turnamen ini sempat dihentikan sementara akibat adanya potensi gangguan keamanan. Namun, dengan kesigapan aparat kepolisian, situasi dapat segera dikendalikan sehingga turnamen dapat dilanjutkan kembali.

Kehadiran anggota Polsek Sapeken yang turut menjaga keamanan pertandingan mendapat apresiasi dari Ketua Panitia, Mohammad Bakri.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Polsek Sapeken, meskipun jarak antara Sapeken dan Pagerungan Kecil cukup jauh. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan penonton, menciptakan kesan positif atas kelancaran turnamen ini,” ungkap Mohammad Bakri.

Dengan pengawalan dari kepolisian, masyarakat merasa lebih aman menikmati pertandingan dan berharap turnamen ini dapat terus berjalan dengan lancar hingga final.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB