Ratusan PR Absen di Festival Tembakau 2025 Hingga Kompak Telanjangi Bupati, Bea Cukai Didesak Turun ke Sumenep

Rabu, 3 September 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep saat kunjungan ke Stand Perusahaan Rokok di Festival Tembakau 2025 beberapa hari lalu.

Foto. Bupati Sumenep saat kunjungan ke Stand Perusahaan Rokok di Festival Tembakau 2025 beberapa hari lalu.

SUMENEP, nusainsider.com Gelaran Festival Tembakau Madura 2025 yang menjadi rangkaian Madura Night Vaganza dan Madura Culture Festival ternyata memunculkan fakta mengejutkan

Dari total 221 perusahaan rokok (PR) yang ada di Kabupaten Sumenep, hanya 24 yang berani tampil dalam pameran tersebut.

Data panitia menyebutkan, 24 PR resmi ikut serta dalam festival. Padahal, berdasarkan catatan Bea dan Cukai, terdapat 106 PR yang memiliki izin resmi.

Sementara 115 lainnya diduga ilegal (red.tidak memiliki izin) namun masih beroperasi secara ilegal dengan menggunakan pita cukai palsu.

Minimnya jumlah perusahaan rokok (PR) yang tampil dalam festival ini semakin menguatkan dugaan adanya praktik pasar gelap di sektor rokok Sumenep.

Publik pun menilai bahwa ajang tersebut secara tidak langsung menjadi panggung untuk “Menelanjangi” realitas industri rokok di ujung timur Pulau Madura.

Baca Juga :  Buruan! Bupati Cup Madura Open 2025 Akan Segera Digelar, Hadiah Rp16 Juta Menanti Anda

Sebelumnya, pada 28 Agustus 2025, pengamat industri tembakau lokal, Ferdi, menegaskan bahwa festival ini ibarat ujian keterbukaan bagi pengusaha rokok Sumenep. Ia bahkan menantang publik untuk menilai keseriusan para pelaku usaha.

“Bagi kami, festival ini semacam jebakan yang akan membongkar dengan sendirinya pola usaha para pengusaha rokok di Sumenep,” kata Ferdi dalam pemberitaan yang tayang di media nusainsider.com

Ia menambahkan, jika memang mayoritas perusahaan rokok legal dan berkomitmen pada regulasi, maka setidaknya separuh dari 221 perusahaan seharusnya berani ikut serta.

“Benar atau tidak dugaan kami, bisa kita lihat. Apakah 50 persen hadir atau justru absen besar-besaran,” tegasnya.

Dugaan itu akhirnya terbukti saat Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau langsung stand-stand peserta festival pada 1 September 2025. Dari total 221 perusahaan, hanya 24 yang tampil.

Baca Juga :  Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean

Fakta ini semakin menimbulkan tanda tanya besar mengenai eksistensi ratusan perusahaan lainnya.

Adapun 24 PR yang memamerkan produk rokoknya antara lain: PR Empat Sekawan Mulya, PR Haswal Group, PR DRT Group, PR JLB99, PR Putra Mahkota, PR Arista, PR Gharnam, PR Bahagia, PR Pandi Mas, PR Maghfiroh Jaya, PR Faiz Barokah, PR Kawan Lama Jaya, PR Mustika Banyu Ayu, PR Dua Hawa Bin Daud, PR Berkah Azhar, PR M Lukman, PR Mutiara Alif, PR Titah Sultan, PR Berkah Zahira, PR Campalok Perkasa Indah, PR Adara Indah, PR Titian Mas, PR Gatful 600, PR Bima Dharma Sejahtera, dan PR Mulya Indah.

Menurut Ferdi, hasil festival ini menjadi bukti nyata yang patut ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Kami meminta Bea Cukai turun langsung ke gudang perusahaan-perusahaan di luar 24 nama diatas untuk membuktikan dugaan kuat adanya praktik ilegal PR yang ada di kabupaten Sumenep”, ujarnya.

Festival yang sejatinya digagas untuk melestarikan tradisi tembakau Madura dan mempromosikan produk lokal, kini justru membuka mata publik tentang sisi gelap industri rokok di Sumenep.

Baca Juga :  Dua Lansia di Kolor Terima Rumah Baru dari Baznas dan Bupati Fauzi

Sorotan kini tertuju pada bagaimana pemerintah daerah dan aparat pusat merespons temuan ini.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional
East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah
Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H
Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat
Harkitnas ke-118, Kepala Bakesbangpol Sumenep Tekankan Pentingnya Persatuan dan Ketahanan Bangsa
Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan
Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:18 WIB

East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:32 WIB

Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:23 WIB

Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:29 WIB

Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:37 WIB

Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:57 WIB

Sinergi Polisi dan Petani di Sumenep, Panen Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden

Berita Terbaru