Rokok King Djava Sasar Pasar Global, Malaysia Jadi Tujuan Ekspor Terbaru

Kamis, 4 September 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ekspor Perdana Rokok King Djava Go Malaysia, Kamis 4 September 2025.

Foto. Ekspor Perdana Rokok King Djava Go Malaysia, Kamis 4 September 2025.

PAMEKASAN, nusainsider.com PT Empat Sekawan Mulia (ESM), produsen rokok lokal asal Pamekasan, Madura, kembali mencatat prestasi membanggakan.

Rokok merek King Djava clik blueberry resmi diekspor ke Malaysia, Kamis (4/9/2025), dengan jumlah signifikan mencapai 500 karton atau setara 5 juta batang.

Owner PT ESM, H. Suhaydi, menegaskan bahwa ekspor ini menjadi bukti eksistensi dan daya saing rokok Madura di kancah internasional.

Varian baru King Djava clixk blueberry ini diharapkan mampu menembus pasar Negeri Jiran secara berkelanjutan.

“Rokok ini merupakan varian baru dari PT Empat Sekawan Mulia. Kita coba pasarkan di Malaysia, mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” ujar pengusaha low profile yang akrab disapa H. Edi.

Sebelumnya, PT ESM telah lebih dulu menembus pasar internasional dengan mengekspor rokok ke Timor Leste. Tahun ini, perusahaan memperluas jangkauan ekspor ke Filipina dan Malaysia.

Baca Juga :  Kepala BPBD: Mayoritas Kerusakan di Sapudi Akibat Gempa Tergolong Ringan dan Sedang

Bahkan, dua negara lain, Polandia dan Australia, kini tengah dalam tahap penjajakan kontrak.

“Insyaallah berikutnya negara keempat dan kelima Polandia dan Australia, mudah-mudahan juga di tahun ini,” imbuhnya penuh optimisme.

Sebagai satu-satunya perusahaan rokok lokal di Madura yang mampu merambah pasar global, H. Edi menekankan pentingnya kualitas dan daya saing harga.

Menurutnya, konsistensi kualitas produk serta ketepatan pengiriman adalah kunci agar rokok Madura bisa diterima pasar internasional.

“Kami fokus menjaga kualitas barang agar bisa bersaing secara global dan menjadi primadona. Kepuasan konsumen termasuk ketepatan jadwal pengiriman adalah hal yang benar-benar kami jaga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Bea Cukai Madura, Budi Dewantoro, memastikan dukungan penuh terhadap langkah ekspor yang dilakukan PT ESM.

Baca Juga :  Alumni Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Sayangkan Penggunaan Nama untuk Dukungan Cabup-Cawabup Final

Pihaknya mendampingi mulai dari pemeriksaan barang, pengepakan, hingga proses pengiriman melalui pelabuhan.

“Hari ini merupakan ekspor kedua, jumlahnya 5 juta batang dengan tujuan Malaysia,” terangnya.

Budi menambahkan bahwa koordinasi antara Bea Cukai Madura dan PT ESM selama ini berjalan lancar, sehingga seluruh tahapan ekspor dapat terlaksana sesuai aturan.

“Mulai dari proses produksi, pengepakan hingga tapping ke kontainer terus diawasi, sampai nantinya kami segel sebelum dikirim lewat laut menuju Kalimantan,” tegasnya.

Berdasarkan data Bea Cukai Madura, PT ESM menjadi satu-satunya perusahaan rokok asal Madura yang berhasil konsisten menembus pasar ekspor dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  CV Jawara Gelar Lomba Daul se-Madura, Berikut 6 Grup Lolos Final

Langkah ekspor ini tidak hanya memperkuat posisi rokok Madura di pasar global, tetapi juga diharapkan memberi kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan nasional.

Dengan keberhasilan ini, produk tembakau lokal Madura semakin diperhitungkan di pasar internasional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Belanja Iklan dan Pemotretan Rp18 Juta di Puskesmas Guluk-Guluk Jadi Sorotan
LSM GEMPUR Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Simalungun, Kejati Sumut Diminta Turun Tangan
Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik
Kenakan Peci Nasional, Bupati Sumenep Ajak ASN dan BUMD Hidupkan Nilai-Nilai Bung Karno
Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Digitalisasi hingga Layanan Intensif Diperkuat, RSUD Sumenep Jawab Kebutuhan Kesehatan Masyarakat
Dorong Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Fasilitasi Akses Kredit dan Asuransi Petani

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

Belanja Iklan dan Pemotretan Rp18 Juta di Puskesmas Guluk-Guluk Jadi Sorotan

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:39 WIB

LSM GEMPUR Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Simalungun, Kejati Sumut Diminta Turun Tangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:48 WIB

Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WIB

Kenakan Peci Nasional, Bupati Sumenep Ajak ASN dan BUMD Hidupkan Nilai-Nilai Bung Karno

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:23 WIB

Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:27 WIB

Digitalisasi hingga Layanan Intensif Diperkuat, RSUD Sumenep Jawab Kebutuhan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:47 WIB

Dorong Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Fasilitasi Akses Kredit dan Asuransi Petani

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:30 WIB

Kisah Haru H. Bambang Budianto: Berangkat dari Masa Kecil Yatim, Kini Rutin Berbagi Kebaikan di Bulan Muharram

Berita Terbaru