Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Round tabel Gen Jatim Malang Raya.

Foto. Kegiatan Round tabel Gen Jatim Malang Raya.

MALANG, nusainsider.com Menjelang rencana laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 di Stadion Kanjuruhan, GEN Malang Raya menggelar forum bertajuk “Malang Raya Roundtable: Mencari Konsensus Publik Jelang Derby Jatim”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Trio Indah 2, Rabu (15/4/2026).

Ketua GEN Malang Raya, Dandi, menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar diskusi, melainkan ruang refleksi bersama untuk merespons dinamika sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, rencana pertandingan tersebut bukan hanya agenda olahraga, tetapi juga menjadi ujian ketahanan sosial masyarakat.

“Bagaimana kita mengelola memori masa lalu, emosi kolektif, serta menentukan langkah ke depan secara bijaksana,” ujarnya.

Ia menekankan, GEN Malang Raya hadir sebagai fasilitator netral yang membuka ruang dialog setara, jujur, dan bermartabat bagi semua pihak.

Baca Juga :  Cak Imin Sebut Rencana Pembentukan Koalisi Baru 2024 Mendatang, Ini Deratan Partainya

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang menyatakan tidak akan merekomendasikan Stadion Kanjuruhan sebagai lokasi pertandingan. Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono.

“Pemkab Malang tidak merekomendasikan laga Derby Jatim digelar di Kanjuruhan,” tegas Rahmat.

Ia menjelaskan, stadion tersebut masih menyisakan luka mendalam pasca Tragedi Kanjuruhan 2022 yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Sikap tersebut, lanjutnya, akan disampaikan Bupati Malang dalam rapat bersama kepolisian. Hingga saat ini, izin pertandingan juga belum diterbitkan.

Baca Juga :  Mega Remmeng Guncang Malam Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Sepanjang Jalan

Senada, Ketua PSSI Kabupaten Malang, Muhammad Ukasyah Ali Murtadho, menyebut penolakan dari Pemkab Malang sudah menjadi alasan kuat untuk membatalkan pertandingan di Kanjuruhan.

“Kalau tidak direkomendasikan, itu sudah cukup menjadi salah satu unsur pembatalan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian setempat dikabarkan belum siap mengamankan pertandingan tersebut.

“Informasi yang kami terima, Kapolres Malang tidak siap. Artinya sudah ada dua aspek yang bisa menjadi dasar pembatalan. Tinggal menunggu keputusan resmi,” tambahnya.

Sementara itu, peneliti Rafi Azzamy secara tegas menolak rencana penyelenggaraan derby di Kanjuruhan.

Ia menilai ada kepentingan bisnis yang berpotensi mengaburkan persoalan tragedi kemanusiaan sebelumnya.

“Saya melihat ada niat tertentu, termasuk kepentingan bisnis, yang bisa mengaburkan masalah tragedi Kanjuruhan,” ungkapnya.

Rafi mengusulkan agar pertandingan dipindahkan ke luar daerah demi menghindari polemik.

“Silakan digelar di mana saja, asalkan bukan di Kanjuruhan,” tegasnya.

Di sisi lain, anggota DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wadoyo, mengingatkan bahwa tragedi kemanusiaan di Kanjuruhan harus menjadi catatan sejarah, namun tidak boleh menghambat kebangkitan sepak bola.

“Kita harus pulih dan bangkit bersama. Dari sisi kemanusiaan itu menjadi pelajaran, tapi dari sisi sepak bola kita juga harus maju,” ujarnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, 47 Pecatur Unjuk Kemampuan di Bangkalan
Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan
Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, 47 Pecatur Unjuk Kemampuan di Bangkalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan

Senin, 20 Juli 2026 - 12:57 WIB

Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Berita Terbaru