SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Dinas Sosial P3A Sumenep akan segera meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah bantuan pangan Tahap II (dua) Tahun 2023.
Diketahui, bentuk bantuan yang akan diberikan berupa Beras sebanyak 10 Kg untuk KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan ± 1 Kg Ayam Karkas (Daging Ayam beku) dan 10 Butir telur untuk KRS (Keluarga Risiko Stunting) selama bulan September, Oktober dan November.

Penyaluran CPP tersebut mengacu pada Surat Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 210/TS.03.03/K/9/2023 tentang Penyaluran CPP dalam rangka Pemberian Bantuan Pangan Pengentasan Stunting, yang selanjutnya tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasonal Republik Indonesia Nomor 353/TS.04.03/K/9/2023 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahap kedua Tahun 2023.
“Penyaluran bantuan pangan tersebut sebagai Tujuan penyaluran CPP untuk pemberian Bantuan Pangan adalah untuk mengurangi beban pengeluaran Penerima Bantuan Pangan sebagai upaya untuk menangani kerawanan Pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen, dan mengendalikan dampak inflasi,” kata kadis KPP, Arif Firmanto kepada media nusainsider.com, Senin 11 September 2023.
Akibat kenaikan harga bahan pokok beras tentu saja memberatkan bagi warga kurang mampu dan berpenghasilan rendah, sehingga dengan program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bisa sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Semoga bantuan itu bisa mengurangi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten Sumenep. baik beras, telur ayam dan daging ayam,” tuturnya.
Bantuan Pangan Beras, Telur dan daging Ayam ini merupakan bentuk kepedulian dan Perlindungan bagi masyarakat. Pemkab Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep membantu pelaksanaan penyaluran bantuan pangan dimaksud agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Badan Urusan Logistik (BULOG) sebagai BUMN dalam pengadaan Beras dan ID FOOD untuk pengadaan Karkas dan telur ayam sementara untuk penyaluran Bantuan Pangan ini dalam penyalurannya dilakukan oleh PT YASA Untuk penyaluran beras sementara, PT POS untuk penyaluran Daging ayam dan Telur dan juga sebagai Transporter, “Jelasnya.
Arif juga melanjutkan bahwa bantuan pangan tersebut sebagai upaya pemerintah dalam rangka antisipasi, mitigasi, dan/atau pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan yang dapat berdampak pada terjadinya krisis pangan dan gizi, pengendalian inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga.
“Pihaknya bersama dengan Dinas Sosial akan berupaya memaksimalkan program tersebut agar berjalan dengan lancar sehingga dapat membantu masyarakat di Kabupaten Sumenep,” tutupnya.
Diketahui, penyaluran Bantuan Pangan CBP Tahap pertama di kabupaten Sumenep tersebut dialokasikan untuk bulan Mei, Juni dan Juli 2023 dengan sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejumlah 121.137 KPM, sementara sebanyak 27.163 KRS Bansos Pangan CBP menunggu data dari Provinsi dengan jumlah sementara yang sudah pasti sebanyak 119.045 untuk KPM namun di mungkinkan ada penambahan sebanyak 1 jt KPM untuk Jawa Timur.
Masih menunggu revisi dari Provinsi, sementara untuk KRS kita masih menunggu data dari BKKBN Provinsi.
Sementara itu Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Jatim, Ermin Tora mengatakan bahwa saat ini stok beras di Bulog Jatim ada 200 ribu ton. Dan masih ada lagi tambahan lebih sekitar 150 ribu ton sehingga saat ini totalnya 350 ribu ton.
“Posisi stok 350 ribu ton ini menurutnya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan yang ada di Jawa Timur. Termasuk kami juga nanti akan membantu untuk Bulog yang ada di luar Jawa Timur yakni di Pulau Kalimantan, Maluku, Papua dan Sulawesi,” katanya.
Sekali lagi saat ini kondisinya stok sangat cukup. Sehingga pihaknya berharap ini bisa membuat pasar lebih tenang karena kondisinya stok di Bulog cukup sampai dengan akhir Desember juga cukup, sampai awal tahun juga cukup,” pungkasnya.
![]()

















