Sumenep Bicara ke Dunia Lewat Rokok Makayasa

Selasa, 3 Juni 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Rokok Makayasa

Foto. Rokok Makayasa

SUMENEP, nusainsider.comRokok Makayasa, produk unggulan yang lahir dari Kabupaten Sumenep, Madura, kembali menyita perhatian dunia. Di bawah naungan PR Mahaputera Nusantara, rokok ini membawa misi besar: “Dari Desa untuk Dunia.”

Dengan ciri khas unik dan cita rasa khas Nusantara, Rokok Makayasa berhasil menembus pasar luar negeri.

Keberhasilannya tak lepas dari kepemimpinan visioner sang pemilik, H. Supriyadi, yang konsisten mengangkat potensi lokal ke tingkat global.

Pada bulan Juni 2025, H. Supriyadi akan menerima penghargaan prestisius sebagai penggerak ekonomi lokal dan pelopor rokok kretek bertaraf internasional. Penghargaan ini menegaskan peran pentingnya dalam mengembangkan industri berbasis kerakyatan.

Penghargaan tersebut akan diberikan oleh tiga lembaga bergengsi, yaitu Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Madura, CNN Indonesia, dan Nine Communication Jakarta. Ini menjadi pencapaian besar bagi industri rokok lokal di Indonesia.

Baca Juga :  Situasi Politik di Sumenep Menakutkan, Rumah Penasihat Brigib di Bakar Orang tak Dikenal

Rokok Makayasa dikenal dengan pendekatannya yang mengedepankan kualitas bahan baku lokal. Perusahaan ini juga konsisten menjaga kearifan budaya lokal dalam setiap proses produksinya, menjadikannya berbeda dari produk sejenis.

Dengan slogan “Dari Desa untuk Dunia“, PR Mahaputera Nusantara membuktikan bahwa produk desa bisa bersaing di pasar global. Rokok Makayasa telah mencatatkan permintaan yang tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jawa dan Sumatera.

Lonjakan permintaan tersebut membuat perusahaan memperluas produksinya. Saat ini, PR Mahaputera Nusantara telah merekrut ratusan karyawan, sebagian besar dari masyarakat lokal di Kabupaten Sumenep, Madura.

Langkah ini berdampak positif pada perekonomian lokal. Selain mengurangi angka pengangguran, perusahaan juga mendorong pertumbuhan sektor-sektor pendukung seperti pertanian tembakau dan pengemasan.

H. Supriyadi mengatakan bahwa visinya sejak awal adalah menjadikan Madura, khususnya Sumenep, sebagai pusat industri rokok kretek yang modern, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :  AWALS Gandeng HCML Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Konten Creator di SMAN 1 Gayam Sumenep

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim dan dukungan masyarakat. Ia berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain di daerah.

Menurut data internal perusahaan, dalam dua tahun terakhir, distribusi Rokok Makayasa meningkat signifikan. Tidak hanya menjangkau pasar domestik, tetapi juga mulai menarik perhatian distributor dari luar negeri.

Beberapa pengamat industri menilai, Rokok Makayasa menjadi simbol kebangkitan industri kreatif berbasis desa. Produk ini membuktikan bahwa inovasi dan tradisi bisa berjalan beriringan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, PR Mahaputera Nusantara menjadi contoh sukses dari transformasi ekonomi lokal. Perusahaan ini menunjukkan bahwa potensi desa bisa dimaksimalkan melalui visi bisnis yang jelas dan komitmen terhadap kualitas.

Baca Juga :  Prosesi Arya Wiraraja, Simbol Kebesaran Sejarah Warnai Hari Jadi ke-756 Sumenep

Penganugerahan yang akan diterima pada Juni 2025 ini menjadi tonggak sejarah baru bagi industri rokok Madura. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa produk lokal mampu mendapat tempat di panggung internasional.

Diharapkan, keberhasilan Rokok Makayasa bisa menjadi pemantik semangat bagi pelaku UMKM lain di daerah. Bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan menjaga akar budaya, produk lokal bisa mendunia.

PR Mahaputera Nusantara kini tidak hanya menjadi produsen rokok, tapi juga agen perubahan sosial dan ekonomi. Melalui penguatan ekonomi desa, perusahaan ini mengajak masyarakat untuk tumbuh bersama.

Dengan komitmen yang kuat, PR Mahaputera Nusantara siap menatap masa depan lebih cerah. Rokok Makayasa akan terus menjadi ikon kebanggaan Madura dan Indonesia di mata dunia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru