Swadaya Perbaiki Jembatan, Warga Gapura Timur Pertanyakan Dana Desa Miliaran

Sabtu, 21 Juni 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Perbaikan Akses jalan Jembatan Gapura Timur.

Foto. Perbaikan Akses jalan Jembatan Gapura Timur.

SUMENEP, nusainsider.comWarga Dusun Pangabasen, Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, terpaksa memperbaiki sendiri jembatan penghubung yang rusak parah. Akses penting antar dusun yang juga menjadi jalur utama anak-anak menuju sekolah ini dikerjakan secara swadaya oleh warga sejak Kamis, 19 Juni 2025 kemarin.

Inisiatif warga muncul karena belum adanya perhatian serius dari Pemerintah Desa Gapura Timur, meskipun laporan kerusakan telah disampaikan berkali-kali. Warga akhirnya bergotong-royong mengumpulkan dana serta material seperti batu dan semen untuk melakukan perbaikan darurat.

“Sudah lama rusak, Mas. Bagian utaranya nyaris ambles, dan ini jalur utama anak-anak ke sekolah. Akhirnya kami terpaksa swadaya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi jembatan yang nyaris ambruk menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Apalagi, peran jembatan tersebut sangat vital dalam mendukung aktivitas pendidikan dan mobilitas masyarakat.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Pamekasan Mulai Tangani Laporan Dugaan Malapraktik di RS Larasati

Yang menjadi pertanyaan publik, Desa Gapura Timur diketahui termasuk dalam 10 besar penerima Dana Desa terbesar di Kecamatan Gapura.

Pada tahun 2025, desa ini menerima alokasi Rp1.102.170.000. Namun, alokasi anggaran tersebut dinilai belum menyentuh kebutuhan infrastruktur dasar yang mendesak.

“Sudah beberapa kali kami laporkan, tapi tidak ada tindakan nyata. Yang kami dapat hanya janji kosong,” tambah warga lain dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Desa Gapura Timur terkait keluhan masyarakat tersebut.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Berita Terbaru