Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka kemiskinan melalui program unggulan bertajuk SIMPUL (Sinergi Multi Pihak Lawan Kemiskinan).

Program tersebut menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga sosial, dunia usaha, hingga sinergi dengan program pemerintah pusat.

SIMPUL hadir sebagai upaya terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai intervensi, mulai dari bantuan sosial, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, ketenagakerjaan, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Pasca Reshuffle, Lia Istifhama Dorong Figur Muda Isi Kursi Menpora

Dalam pelaksanaannya, program ini memanfaatkan data masyarakat miskin Kabupaten Sumenep sebagai dasar penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran dan efektif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, menyebut SIMPUL merupakan jawaban atas tantangan geografis Kabupaten Sumenep yang memiliki karakter wilayah daratan dan kepulauan.

“Kita tidak bisa memakai pendekatan seragam. SIMPUL memastikan setiap wilayah mendapatkan intervensi program sesuai permasalahannya, sehingga intervensi tepat dan terukur dengan menggunakan basis data terpadu yaitu DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional),” ujarnya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep menargetkan penurunan angka kemiskinan pada tahun 2026 lebih tajam, bahkan diharapkan bisa menembus lebih dari 1 persen.

Baca Juga :  Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Fokus utama program SIMPUL adalah memastikan tiga strategi nasional penanggulangan kemiskinan berjalan optimal, yakni meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran masyarakat, serta meminimalisir kantong-kantong kemiskinan di wilayah Kabupaten Sumenep.

Dengan sinergi lintas sektor dan pemanfaatan data terpadu, Pemkab Sumenep optimistis program SIMPUL mampu menjadi solusi efektif dalam mempercepat pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata
Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev
47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional
East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah
Menuju Sumenep Bersih dan Sehat, Bappeda Gulirkan Program “Small but Beautiful”
Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H
Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:26 WIB

Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WIB

Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:30 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:44 WIB

Menuju Sumenep Bersih dan Sehat, Bappeda Gulirkan Program “Small but Beautiful”

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:32 WIB

Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:23 WIB

Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat

Berita Terbaru