Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mematangkan langkah strategis guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Salah satu upaya yang kini tengah dilakukan yakni menyusun roadmap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sebagai pedoman pembangunan ekonomi yang lebih terarah, terukur, dan terintegrasi.

Penyusunan roadmap tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha, akademisi hingga tokoh masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto menyampaikan, Kabupaten Sumenep memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, perikanan, pariwisata, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Parade Unik! Madrasah Darul Ulum Gelar Parade Unik

Menurutnya, roadmap tersebut akan menjadi kompas pembangunan daerah dalam mengembangkan sektor-sektor unggulan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Roadmap ini akan menjadi pedoman bersama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Kami ingin memastikan seluruh potensi lokal dapat berkembang secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Sumenep memiliki kekuatan besar pada sektor maritim, pertanian dan budaya yang perlu dikelola melalui strategi pembangunan yang fokus dan terintegrasi.

“Sumenep memiliki potensi maritim, pertanian, dan budaya yang luar biasa. Oleh karena itu, kita memerlukan strategi yang fokus dan terintegrasi agar dampaknya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Dalam proses penyusunan roadmap tersebut, pemerintah daerah memprioritaskan sejumlah program utama, di antaranya peningkatan infrastruktur pendukung ekonomi, penguatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi layanan usaha, hingga perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal.

Baca Juga :  Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Arif menjelaskan, roadmap percepatan ekonomi itu nantinya akan disusun berdasarkan potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat di masing-masing kecamatan.

“Kami ingin roadmap ini benar-benar aplikatif dan mampu menjawab tantangan ekonomi daerah, termasuk peningkatan produktivitas sektor unggulan serta pengurangan angka pengangguran,” katanya.

Dalam roadmap tersebut, Pemkab Sumenep menetapkan beberapa sektor prioritas utama, yakni sektor pertanian dan ketahanan pangan melalui modernisasi alat pertanian, pengembangan komoditas unggulan, serta percepatan pembangunan infrastruktur irigasi.

Selain itu, sektor ekonomi maritim juga menjadi perhatian utama mengingat Sumenep merupakan wilayah kepulauan. Pemerintah berencana memperkuat sektor perikanan melalui modernisasi pelabuhan, pengembangan sentra pengolahan hasil laut, serta penguatan industri perikanan dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Jawa Timur Berpeluang Jadi Pusat Energi Hijau, Ini Kata Lia Istifhama

Sementara pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintah akan fokus pada digitalisasi promosi wisata, pengembangan desa wisata, serta peningkatan aksesibilitas menuju destinasi unggulan guna menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Di sektor UMKM, pelaku usaha akan didorong memanfaatkan platform digital agar mampu bersaing di pasar nasional. Pemerintah juga menyiapkan program digitalisasi usaha, fasilitasi akses pembiayaan, serta pelatihan kewirausahaan guna meningkatkan daya saing produk lokal.

“Dengan adanya roadmap yang jelas, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegas Arif Firmanto.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus
Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat
Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah
Tipikor Jatim Masuki Tahap Penting, Terdakwa Korupsi BSPS Sumenep Akan Diuji di Persidangan
Konsisten Berbagi, 11 Hari Program Detikzone.id Berbagi Buktikan Media Bisa Menjadi Jembatan Kebaikan
Opini Fauzi As ; Penjahat Bernama Prabowo
Dukung Swasembada Pangan, Polisi Cek Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur di Babbalan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:19 WIB

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:48 WIB

Tipikor Jatim Masuki Tahap Penting, Terdakwa Korupsi BSPS Sumenep Akan Diuji di Persidangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:09 WIB

Opini Fauzi As ; Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:38 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polisi Cek Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur di Babbalan

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:25 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Koramil 0827/20 Sapudi Tetap Bantu Warga Gotong Royong

Berita Terbaru