Tembus Kedalaman 65 Meter, Kodim 0827/Sumenep Intensifkan Pengeboran Sumur Bor di Batuputih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat.

Kali ini, Kodim 0827/Sumenep mengintensifkan pembangunan sumur bor di Dusun Berombak, Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, sebagai upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan, terutama saat musim kemarau.

Program yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Air bersih yang selama ini menjadi persoalan tahunan di sejumlah wilayah pedesaan di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat teratasi melalui pembangunan fasilitas air bersih yang berkelanjutan.

Saat ini, proses pengeboran masih terus dilakukan. Pekerjaan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 0827/15 Batuputih, Sertu Yusup, bersama tim pengebor yang dipimpin Matroni, serta pemilik lahan, Sirajuddin, yang turut mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

Berdasarkan perkembangan di lapangan, pengeboran telah mencapai kedalaman sekitar 65 meter. Tim teknis masih terus melanjutkan pekerjaan dengan harapan segera menemukan sumber air yang memiliki debit cukup sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Komitmen Pembinaan Internal, Polres Sumenep Diganjar Penghargaan Polres Teraktif

Kehadiran TNI dalam program ini tidak hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan, tetapi juga memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Babinsa Koramil 0827/15 Batuputih, Sertu Yusup, mengatakan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, TNI berkomitmen mengawal proses pembangunan sumur bor hingga selesai.

“Air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Kami berharap pengeboran ini segera membuahkan hasil sehingga warga dapat menikmati pasokan air yang memadai, terutama saat musim kemarau,” ujar Sertu Yusup.

Menurutnya, program Bakti TNI AD untuk Rakyat bukan hanya sekadar kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Ia menambahkan, kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, yakni memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Keberhasilan program seperti ini tidak hanya bergantung pada TNI, tetapi juga dukungan masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini apabila nantinya sudah selesai dibangun,” imbuhnya.

Bagi masyarakat Dusun Berombak, pembangunan sumur bor tersebut menjadi harapan baru. Selama bertahun-tahun mereka harus menghadapi persoalan keterbatasan air bersih ketika musim kemarau tiba. Tidak sedikit warga yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan air yang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Eks Ketua PMII Jatim Bongkar Tuntutan Demo: Kebijakan Tak Bisa Diputus di Jalanan

Salah seorang warga, Mudalli, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Kodim 0827/Sumenep melalui pembangunan sumur bor tersebut.

“Selama musim kemarau kami sering harus mencari air ke tempat yang cukup jauh. Semoga pengeboran ini berhasil sehingga kebutuhan air masyarakat bisa terpenuhi,” katanya.

Menurutnya, apabila sumur bor berhasil menghasilkan sumber air dengan debit yang cukup, maka beban masyarakat akan jauh berkurang. Selain mempermudah akses terhadap air bersih, keberadaan sumur bor juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada ketersediaan air.

Program pembangunan sumur bor ini juga mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai menjadi solusi jangka panjang dibandingkan bantuan air bersih yang bersifat sementara.

Warga berharap fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara bersama-sama dengan pengelolaan yang baik sehingga keberadaannya tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu yang lama.

Baca Juga :  Kasus CSR Migas dan APBDes Masuk Meja Hijau, KI Sumenep Mulai Ajudikasi

Kodim 0827/Sumenep sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Selain berfokus pada aspek pertahanan negara, TNI juga aktif membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan, mulai dari ketahanan pangan, penanganan bencana, pembangunan infrastruktur desa, hingga penyediaan sarana air bersih.

Melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 0827/Sumenep ingin memastikan bahwa kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Program tersebut menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.

Dengan terus berlanjutnya proses pengeboran, masyarakat Dusun Berombak kini menaruh harapan besar agar sumber air segera ditemukan.

Keberhasilan pembangunan sumur bor ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan kekurangan air bersih yang selama ini menghantui warga setiap musim kemarau, sekaligus menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru