Temuan Mengejutkan di Program MBG: Buah Tak Layak Konsumsi Beredar di Sumenep

Jumat, 10 April 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. SPPG Santre Ngereng keae di Jl. Raya Campaka Rubaru, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep

Foto. SPPG Santre Ngereng keae di Jl. Raya Campaka Rubaru, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menuai sorotan publik.

Di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, pelaksanaan program tersebut diduga tidak berjalan sesuai dengan standar yang diharapkan. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan kekhawatiran serius, mulai dari dugaan kasus keracunan hingga kualitas makanan yang dipertanyakan.

Salah satu Aktivis Peduli Rakyat, Ach. Zainuddin, mengungkapkan bahwa dirinya melihat langsung kondisi makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat, Kamis (9/4/2026).

Ia menyebut adanya temuan buah salak yang tidak layak konsumsi karena terdapat ulat yang menggerogoti bagian dalam buah. Salak tersebut diduga merupakan bagian dari paket MBG yang didistribusikan oleh SPPG Santre Ngereng Keae.

“Ini sangat memprihatinkan. Program yang seharusnya meningkatkan gizi justru diduga membahayakan kesehatan siswa dan guru,” ujarnya.

Temuan tersebut memperkuat dugaan adanya kelalaian dalam proses distribusi maupun pengawasan kualitas makanan.

Baca Juga :  Dari Omben untuk Nusantara: Miftahul Ulum Siapkan Generasi Pembatik Muda

Bahkan, muncul pertanyaan publik terkait peran tenaga ahli gizi dalam memastikan kelayakan makanan yang disajikan.

Zainuddin, yang akrab disapa Zen, mempertanyakan apakah fungsi pengawasan oleh ahli gizi benar-benar berjalan di setiap dapur SPPG.

“Jika masih ditemukan makanan yang membusuk dan tidak layak konsumsi, lalu di mana peran ahli gizi? Apakah benar mereka difungsikan secara maksimal?” tegasnya.

Ia juga mendesak Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta Koordinator SPPG Kabupaten Sumenep untuk segera mengambil langkah tegas. Evaluasi menyeluruh dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga :  Setelah Wikipedia Dan IG Relawan, Kali Ini Akun WA Jadi Sasaran Hacker, Ning Lia: Komunikasi Jangan Terputus

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemberian sanksi sesuai aturan apabila dugaan pelanggaran terbukti.

Pasalnya, persoalan ini tidak hanya menyangkut kelalaian administratif, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan siswa dan tenaga pendidik sebagai penerima manfaat program.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut.

Publik pun berharap adanya transparansi serta respons cepat demi menjaga kepercayaan terhadap program MBG sebagai salah satu agenda strategis nasional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru